Kampanye Niat Murni Dukung Ekosistem Ekonomi Sirkular

Kampanye Niat Murni Dukung Ekosistem Ekonomi Sirkular
Ki-Ka: Head of Logistic Gojek Junaidi, Marketing Manager Hydration Coca-Cola Indonesia Mohamad Rezki Yunus dan Founder and Managing Director Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano meluncurkan Sinergi #NiatMurni Ades dengan Gojek yang didukung oleh Waste4Change. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Kamis, 31 Oktober 2019 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu - Dewasa ini masyarakat belum memiliki kesadaran dan perilaku yang cukup tentang pentingnya memilah sampah secara benar. Padahal, memilah dan mengolah sampah dapat dilakukan oleh semua orang dan dimulai dari rumah tangga sendiri.

Marketing Manager Hydration Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus, menjelaskan, pihaknya melalui Ades berkomitmen untuk selalu memastikan kualitas kemurnian airnya dan melihat pentingnya keberlanjutan program terhadap lingkungan yang akan berdampak pada kelestarian sumber mata air.

"Ini merupakan upaya kami untuk menghadirkan kampanye #NiatMurni dalam memberikan manfaat positif terhadap lingkungan. Dengan berpartisipasi melalui cara yang sederhana yaitu kegiatan pengumpulan plastik botol bekas," ungkap Rezki di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Oleh karena itu, lanjut Rezki, pihaknya mempermudah pilah sampah rumah tangga dengan adanya sinergi #NiatMurni Ades dan Gojek dengan mengirimkan kemasan plastik botol bekas ke bank-bank sampah terdekat, sehingga dapat memberikan dampak yang baik terhadap pemeliharaan lingkungan.

"Kami percaya setiap plastik botol dapat memiliki nilai yang lebih dari sekadar sampah (second life). Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu mengatasi permasalahan pengelolaan sampah dengan mengedukasi masyarakat untuk aktif berkontribusi memilah sampah plastik botol di rumahnya masing-masing," ujar Rezki.

Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menegaskan upaya Sinergi #NiatMurni tersebut sejalan dengan upaya Plastic Reborn Coca-Cola Indonesia dalam usaha pencapaian terhadap komitmen World Without Waste. Melalui kerja sama pengumpulan (collect) dan kolaborasi (partner) yang memadukan teknologi sebagai platform ini akan mendukung ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia.

"Kolaborasi ini merupakan langkah bersama kami untuk mempermudah masyarakat mengelola sampah plastik botol mereka, sekaligus mendukung target pemerintah dalam peningkatan tingkat pengumpulan serta daur ulang sampah untuk kualitas lingkungan dan kehidupan Indonesia yang lebih baik," tutup Triyono.



Sumber: Investor Daily