PTTEP Gandeng LSM Lokal Dukung Pencapaian SDGs

PTTEP Gandeng LSM Lokal Dukung Pencapaian SDGs
General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara, di acara seminar dan workshop nasional ‘Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Sustainable Development Goals’ di Hotel Marriot Yogyakarta, 13 - 15 November 2019.   ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 15 November 2019 | 14:35 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Perusahaan migas, PTTEP Indonesia menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: PTTEP Indonesia Gandeng Trisakti

Salah satunya, PTTEP Indonesia menyepakati MoU (Memorandum of Understanding) dengan Sobis Pammase, sebuah social business enterprise dari Sulawesi Barat (Sulbar).

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara, mengatakan, MoU ini menandakan kelanjutan dari kerja sama antara PTTEP dan Sobis Pammase dimana PTTEP membantu mendorong keberlanjutan program-program PAUD HI di Sulbar. Terinspirasi dari 15 unit PAUD yang telah didukung oleh PTTEP Indonesia sejak 2012 di daerah Mamuju, Majene dan Polewali Mandar, PTTEP berharap bahwa program-program tersebut dapat terus berjalan secara mandiri.

"MoU ini merupakan salah satu bukti nyata komitmen PTTEP Indonesia dalam membangun kemitraan dengan LSM-LSM lokal dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di wilayah-wilayah sekitar Indonesia. Kami ingin terus mendukung keberlanjutan program pendidikan, khususnya pendidikan dini di Indonesia, sehingga dapat terus menghasilkan sumber daya manusia yang berprestasi,” kata Afiat Djajanegara, dalam keterangannya, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga: 100 Duta Sehat Urai Permasalahan Kesehatan Negeri

Menurut Afiat, PTTEP Indonesia juga menggelar seminar nasional terkait pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"PTTEP Indonesia selama 2 tahun telah berhasil mengumpulkan ribuan stakeholders di 9 kota pada seminar dan lokakarya untuk berdiskusi dan menyaksikan pemaparan mengenai SDGs dari para ahli di berbagai sektor,” jelasnya.

Selain seminar, lanjut Afiat, akan diadakan juga lokakarya pada tanggal 14 dan 15 November 2019 yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah.

"Berdasarkan antusiasme yang kami dapatkan dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia pada tahun 2018, kami memutuskan untuk melanjutkan acara ini di lima kota lainnya di tahun 2019. Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerja sama membantu pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs,” pungkas Afiat Djajanegara.

 



Sumber: BeritaSatu.com