GrabExpress Recycle Ajak Konsumen Daur Ulang Sampah

GrabExpress Recycle Ajak Konsumen Daur Ulang Sampah
Dari kiri ke kanan, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup Novrizal Tahar, Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone-Aqua) Corine Tap dan E-Business Director Danone-Aqua Dewi Larasati saat mengumumkan kerjasama Danone ?Aqua dan Grab yang libatkan masyarakat untuk ikut mendaur ulang sampah lewat GrabExpress Recycle di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Kerjasama ini untuk mendukung ekonomi sirkular, yang memberikan tambahan nilai ekonomi bagi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: BeritaSatu Photo / Mohammad Defrizal)
Lona Olavia / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 17:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Danone-AQUA beserta Grab jalin kerja sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah bagi kelestarian lingkungan.

Melalui GrabExpress Recycle, pengguna dapat dengan mudah mengirimkan sampah bernilai ekonomis, terutama botol dan gelas plastik, ke bank sampah terdekat.

Kemudian, sampah tersebut akan dibawa ke Recycling Business Unit (unit daur ulang/RBU) milik Danone-AQUA untuk diproses menjadi bahan baku yang nantinya akan dibuat menjadi produk baru untuk digunakan dalam keperluan sehari-hari, misalnya botol plastik baru.

Baca Juga: Grab Peduli Perempuan Penyintas Kekerasan

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menjelaskan, para pengguna Grab perlu memilah sampah plastik sejak di rumah untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan. Setelah itu, mereka dapat memanfaatkan layanan GrabExpress Recycle di aplikasi Grab agar pengemudi dapat menjemput sampah tersebut.

"Baik konsumen maupun pengemudi Grab yang terlibat dalam inisiatif ini akan memperoleh berbagai bentuk reward, mulai dari promo pesanantar sampai poin GrabRewards, serta tur sirkular bagi beberapa pengguna yang paling antusias, agar dapat lebih memahami masalah sampah di Indonesia," ujar Neneng Goenadi dalam siaran persnya, Rabu (26/2/2020).

Menurut Neneng, bentuk reward yang berbeda-beda ini, dimaksudkan untuk membangun kebiasaan daur ulang di Indonesia. "Sekaligus juga, memperkenalkan manfaat ekonomi yang terdapat pada sampah-sampah bermanfaat tersebut," tandas Neneng.

Baca Juga: SDA DKI Sebut Genangan Air Akibat Sampah

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA dan Grab dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025.

Menurut Laporan Indonesian Marine Debris Hotspots yang dirilis Bank Dunia, Indonesia menghasilkan 175.000 ton sampah dan sekitar 14 persen atau 24.500 ton per hari merupakan sampah plastik.

Sayangnya, 81 persen sampah di Indonesia tidak dipilah dan belum dikelola dengan baik sehingga sulit untuk didaur ulang dan dapat berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau justru terbuang ke laut.



Sumber: BeritaSatu.com