KLHK Salurkan 500 Paket APD ke Asosiasi Pemulung Bantargebang

KLHK Salurkan 500 Paket APD ke Asosiasi Pemulung Bantargebang
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan berupa masker, sarung tangan, sepatu boot, kaca mata serta topi kepada pemulung di Bantargebang, Kota Bekasi. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Mikael Niman / FER Kamis, 21 Mei 2020 | 21:49 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Ditjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker, sarung tangan, sepatu boot, kaca mata serta topi kepada pemulung di Tempat Pengolahan SampahTerpadu (TPST) Bantargebang dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kota Bekasi.

Baca Juga: KLHK Tingkatkan Kompetensi Petani

"Bantuan sebanyak 500 paket APD tersebut diserahkan melalui Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI) dan Koalisi Persampahan Nasional (KPNas),” ujar Ketua Umum APPI, Bagong Suyoto, Kamis (21/5/2020).

Sementara itu, Ditjen PSLB3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, menyampaikan tujuan pemberian APD untuk membantu pemulung agar terlindungi dari dampak Covid-19.

"Melalui penyaluran bantuan APD ini, merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap pemulung dan mereka yang bekerja di sektor persampahan,” ujarnya.

Baca Juga: Hand Sanitizer Gaharu Miliki Senyawa Pembasmi Virus

Direktur Pengelolaan Sampah Ditjen PSLB3 KLHK, Novrizal Tahar, mengatakan, pemerintah ingin memberikan perlindungan kepada para pekerja di sektor informal dalam kegiatan mengais, memilah dan mengolah sampah.

"Pekerja di sektor informal ini bagian integral dari pengelolaan sampah kota/kabupaten, yang perlu diperhatikan juga,” imbuhnya.

Bantuan APD dari KLHK kemudian dibagikan kepada pemulung dan para pekerja di sektor persampahan, seperti buruh sortir, pengangkut sampah, dan lainnya.

Baca Juga: Pelindo I Salurkan Bantuan APD untuk Faskes

"Bantuan 500 paket APD merupakan kerja konkret, meskipun terlalu sedikit dibandingkan jumlah pemulung di sekitar TPST Bantargebang lebih 6.000 pemulung, sekitar TPA Sumurbatu 400 pemulung,” pungkas Bagong Suyoto.

 



Sumber: BeritaSatu.com