Jelang Musim Kemarau, Hujan di Jabodetabek Variatif

Jelang Musim Kemarau, Hujan di Jabodetabek Variatif
Petugas menunjukan grafik curah hujan yang tercatat secara otomatis pada Hellman (alat penakar dan perekam curah hujan). (Foto: Antara)
Ari Supriyanti Rikin / IDS Senin, 25 Mei 2020 | 22:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam beberapa hari ke depan, intensitas hujan di Jabodetabek masih cenderung variatif dan belum mengalami penurunan tren.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal mengatakan, hujan berintensitas sedang masih berpotensi terjadi di Jabodetabek terutama di wilayah selatan seperti Bogor, Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan sebagian Tangerang.

"Indonesia mempunyai 342 zona musim. Dari 342 zona sebanyak 34,8% atau 119 zona sudah memasuki musim kemarau," katanya kepada SP di Jakarta, Senin (25/5/2020).

Ia menambahkan, daerah yang telah memasuki musim kemarau antara lain Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagian Bali, sebagian kecil Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat bagian utara, Banten dan Sulawesi Selatan.

"Puncak musim kemarau pada sebagian besar zona (222 zona) atau 64.9% zona diprediksi terjadi pada Agustus," ucapnya.

Sedangkan sebagian kecil zona di Sumatera akan memasuki puncak kemarau pada Juni dan Juli.



Sumber: BeritaSatu.com