Ekonomi Sektor Kehutanan Indonesia Tetap Berdenyut di Tengah Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekonomi Sektor Kehutanan Indonesia Tetap Berdenyut di Tengah Covid-19

Kamis, 16 Juli 2020 | 12:04 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama-sama dengan para stakeholder (pemangku kepentingan) industri kehutanan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan keberlangsungan usaha untuk seluruh pihak yang bekerja di hutan produksi meski situasi saat ini masih terjadi pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada kinerja usaha hulu-hilir sektor kehutanan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal KLHK yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Bambang Hendroyono, saat memberikan penjelasan pada media briefing secara virtual, Rabu, (15/7/2020).

Dijelaskan Bambang, kinerja ekspor produk industri kehutanan turun hingga ke level minus 8,3% pada periode Januari-Mei 2020, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tetapi kemudian mengalami perbaikan secara signifikan menjadi minus 5% pada penilaian periode Januari-Juni tahun ini.

“Angka tersebut menunjukkan peningkatan kinerja ekspor produk kehutanan sebesar 3,3% sejak Juni tahun ini, yang merupakan pencapaian positif di tengah pandemi yang sedang berlangsung,” ujar Bambang Hendroyono

Bambang optimistis, meskipun pertumbuhannya masih di bawah nol, tetapi tidak mengalami penurunan lebih jauh. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor sektor kehutanan masih berada pada jalur yang positif.

Sementara itu, kinerja sektor hulu kehutanan di masa pandemi Covid 19 untuk produksi kayu bulat hutan alam periode Januari-Juni 2020 mengalami penurunan sebesar 3,90% dibanding periode yang sama tahun 2019. Di sisi lain, produksi kayu bulat hutan tanaman justru meningkat sebesar 21,50%.

Bambang mengatakan, KLHK telah melakukan cara kerja baru dalam mengelola hutan produksi secara lestari. Pengelolaan hutan produksi dilakukan dengan pendekatan landscape, kemudian analisis spasial untuk melihat area rawan karhutla, konflik tenurial, dan mengintegrasikan sektor produksi di hulu dengan industri di hilirnya. Ketika ditemukan masalah di lapangan, secepatnya untuk menemukan solusi. Terkahir adalah integrasi program baik untuk industri di hulu dan hilir, serta untuk pasar.

Peningkatan Produktivitas
Untuk mendorong peningkatan produktivitas industri kehutanan. Bambang menjelaskan sejumlah kebijakan. Pertama, untuk industri produksi di hulu, adalah mempercepat pembangunan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dan pengembangan agroforestry di areal kerja Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI). Kemudian mewujudkan pembangunan multiusaha di areal IUPHHK, serta penyederhanaan perizinan berusaha di bidang pemanfaatan hutan produksi.

Kedua, untuk industri di hilir, beberapa kebijakan pemerintah adalah dengan usulan peningkatan luas penampang produk ekspor industri kehutanan, memperluas keberterimaan pasar dengan memperkokoh penerapan Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK), serta fasilitasi sertifikasi SVLK untuk Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Sistem SVLK telah berkontribusi secara signifikan pada peningkatan kinerja ekspor produk industri kehutanan. Ke depan, kami menargetkan pemulihan kinerja ekspor produk industri kehutanan lebih baik lagi, yaitu meningkatkannya ke level positif secepat mungkin," kata Bambang.

Menurut Bambang Hendroyono, target tersebut realistis karena produksi di sektor hulu telah menunjukkan pertumbuhan substansial pada pertengahan tahun 2020, terutama dari hutan tanaman industri.

“Kami terus menjaga hubungan linear positif antara pertumbuhan produksi di sektor hulu (yang terus menunjukkan tren positif) dengan kinerja ekspor produk industri kehutanan (hilir),” katanya.

Bambang kemudian menyinggung soal multiusaha kehutanan, menurutnya hal tersebut sangat diperlukan karena pada masa yang lalu, nilai ekonomi riil lahan hutan sangat rendah, pasar kayu yang berasal dari hutan alam cenderung menurun, dan perlu optimalisasi ruang pemanfaatan kawasan hutan. Multiusaha kehutanan juga dapat bermanfaat sebagai alternatif sumber PNBP selain hasil hutan kayu.

Kinerja Kehutanan
Sementara Ketua umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo yang hadir juga sebagai narasumber memaparkan tantangan kinerja sektor kehutanan pada tahun 2020. Menurutnya, pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini telah memberikan tekanan terhadap kinerja sektor usaha kehutanan.

Indroyono memaparkan nilai ekspor produk kayu bersertifikat legal meningkat dari US$ 9,84 miliar tahun 2015 dan menjadi US$ 12,1 miliar tahun 2018. Namun pada 2019, nilai ekspor menurun sebesar 4% dari tahun sebelumnya menjadi hanya US$ 11,6 miliar pada akhir 2019.

Dijelaskan, terdapat 5 negara terbesar tujuan ekspor kayu olahan Indonesia. Negara tersebut secara berurutan peringkatnya adalah Tiongkok, Jepang, Amerika Serikat, negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa, serta Korea Selatan. Beberapa negara yang mengimpor produk industri kehutanan Indonesia mulai bangkit kembali di tengah situasi Covid-19.

Indroyono juga menyatakan terima kasih atas semua upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan kinerja ekspor produk kehutanan Indonesia, termasuk penguatan SVLK yang tidak hanya berperan menyediakan legalitas tetapi juga memperkuat komitmen keberlanjutan usaha.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Semen Gresik Ubah Lahan Tandus Jadi Sentra Buah

Saat musim kemarau lahan itu tandus dan tidak produktif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Curahan Hujan Tinggi, BPBD Sulteng Tetapkan Siaga Bencana

Sejumlah daerah di Sulteng diterjang banjir meliputi Kabupaten Morowali Utara, Morowali, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Kabupaten Sigi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pemprov Sumut Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, sanksi itu sudah ada dalam draft diajukan pemerintah daerah ke pusat saat

NASIONAL | 16 Juli 2020

Partai Nasdem Tepis Anggapan RUU PKS Mengandung Unsur Liberalis

Partai Nasdem pun menepis anggapan bahwa RUU PKS membawa paham dan kepentingan liberalis.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Berbagai Upaya Belum Mampu Hentikan Covid-19, Ibas: Kita Berharap Vaksin

Berbagai upaya menekan transmisi belum mampu menghentikan Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

KPK Diminta Responsif Soal Dugaan Suap Gubernur Papua Barat untuk Wahyu Setiawan

KPK dinilai lazim mengungkap tindak kejahatan korupsi yang faktanya ada di persidangan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Presiden Jokowi Kritik Serapan APBD 34 Provinsi Masih di Bawah 50%

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeritik serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 34 Provinsi yang masih dibawah 50%.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Presiden Jokowi Minta Gubernur Ajak Aparat Daerah Kerja Extraordinary

Presiden Jokowi meminta para gubernur mengajak aparat daerah untuk bekerja secara extraordinary dalam mengendalikan Covid-19.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Sports Science Jadi Tema Haornas 2020

Tema ini diharapkan dapat memperlihatkan pentingnya penggunaan sports science dalam pembinaan olahraga.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dinilai Peduli Masyarakat, Hutama Karya Boyong 3 Penghargaan CSR

Kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sudah menjadi aktivitas rutin Hutama Karya.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS