Populasi Gajah Sumatera di Aceh Tinggal 530 Ekor
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Populasi Gajah Sumatera di Aceh Tinggal 530 Ekor

Kamis, 24 Desember 2015 | 04:59 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / GOR

Aceh- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mencatat populasi Gajah Sumatera selama tahun 2015 dalam 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh hanya tersisa 500-530 ekor.

Kepala BKSDA Aceh Genman Suhefti Hasibuan di Calang, Rabu—seperti dilansir Antara-- mengatakan populasi Gajah Sumatera tersebut merupakan seperempat bagian dari total 2.400 ekor Gajah Sumatera yang tersebar di seluruh kawasan Indonesia.

"Berdasarkan data yang kita miliki dari pengamatan langsung saat pengiringan di lapangan, populasi gajah di Aceh masih tersisa sekitar 500 sampai 535 individu. Artinya kalau berdasarkan data secara keseluruhan 2.400, berarti seperempat dari jumlah gajah sumatera ada di Aceh," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan usai peresmian Conservation Respon Unit (CRU) Gampong Ie Jeureungeh, Mukim Pante Purba, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, acara tersebut turut dihadiri managerial PT Astra Agro Lestari sebagai pihak yang memfasilitasi penyediaan dibutuhkan BKSDA.

Dia menjelaskan, sepanjang 2015 konflik satwa liar Gajah Sumatera dengan masyarakat terjadi pada 17 kabupaten/kota di Aceh dengan korban satwa gajah mati sebanyak Sembilan ekor dan umumnya berkelamin betina.

Karena itu untuk upaya mitigasi konflik satwa dengan masyarakat, Pemerintah Aceh sudah membentuk tim koordinasi lintas instansi serta satuan tugas di setiap kabupaten/kota yang berkonflik, hal itu juga didasari banyak masyarakat korban yang menanyakan pada BKSDA terkait ganti rugi apabila terjadi konflik satwa dan manusia.

"Ke depan kita harapkan kalau ada korban konflik instansi terkait dapat memberikan bantuan menurut tugas masing-masing, kalau kami bertugas dalam upaya pelestarian dan perlindungan gajah itu sendiri,"sebutnya.

Sementara itu, Kasubdit Pengawetan Jenis dari Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) RI Puja Utama dalam sambutannya menyampaikan satwa gajah harus dilindungi karena populasinya semakin terancam punah.

"Kenapa dilindungi Undang-Undang?, karena populasi di alamnya mengalami ancaman kepunahan, salah satunya adalah satwa gajah sumatera ini yang populasinya diperkirakan hanya 2.400 sampai 2.800 ekor,"tegasnya.

Sumber:Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS