Trik Tak Pakai Gadget Terus Menerus Selama Anak Belajar Daring
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Trik Tak Pakai Gadget Terus Menerus Selama Anak Belajar Daring

Kamis, 6 Agustus 2020 | 13:38 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / MAR

JAKARTA, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 membuat sekolah terpaksa melakukan proses belajar mengajar secara online. Hal ini membuat anak-anak menjadi lebih sering menggunakan gadget. Padahal, sebelum adapandemi, banyak orang tua kewalahan membatasi anaknya bermain dengan gadget.

“Sebenarnya, anak-anak tidak boleh lebih dari dua jam berturut-turut menggunakan gadget meskipun saat ini belajar online. Anak butuh bermain berinteraksi dengan teman-temannya dan juga butuh istirahat atau tidur cukup supaya tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegas Psikolog peminatan perkembangan anak dan remaja Irma Dianita, S.Psi, M.Psi dalam diskusi bertema The Rise of Digital Parenting yang digelar EF English First Indonesia, Kamis (6/8/2020).

Irma pun memberikan trik apa yang harus dilakukan orang tua di masa serba virtual ini. Menurutnya, harus ada kolaborasi anak dan orang tua dalam penggunaan gadget. “Orang tua harus mengarahkan dan membimbing anak saat menggunakan gadget. Karena itu, sebelumnya, orang tua jangan menolak dulu, tapi pelajari dulu, dan lakukan sesuatu untuk minimalisasi keburukan teknologi gadget tersebut,” jelas Irma.

Selain itu, lanjut Irma, buat kesepakatan dengan anak untuk durasi dan waktu pemakaian gadget. Tentukan kapan anak boleh menggunakan gadget dan jangan menganggu waktu tidur anak dan kegiatan gerak fisik anak. “Dalam sehari, anak butuh bergerak dan berinteraksi dengan orang tua dan teman mainnya itu minimal tiga jam. Jika kesepakatan ini diambil di awal, ini akan lebih mudah dan tak menguras energi orang tua yang kecewa karena anaknya susah diatur dan terlalu banyak menggunakan gadget,” ujar Irma.

Irma juga mengatakan, sebenarnya belajar online tidak harus terus-menerus mata menatap gadget. “Guru kan bisa memberi tugas prakarya untuk anak-anak,” saran Irma.

Trik ini juga dilakukan Regional Director EF English First Indonesia Elizabeth Maria terhadap anaknya. “Saya sangat tegas pada anak-anak. Ketika mereka istirahat belajar, mereka harus lepas gadgetnya untuk istirahat, makan camilan, dan minum,” ungkap Elizabeth.

Untuk mendisplinkan anak benar-benar memanfaatkan waktu belajar, Elizabeth meminta anak-anak tetap menggunakan seragam sekolah meskipun belajar online di rumah.

Academic & Operational Director EF English First Indonesia Chris Lloyd mengungkapkan, belajar online seharusnya dibuat secara interaktif. “Di EF, sebelum pandemi memang sudah ada belajar online dan ini sangat interaktif sehingga anak tidak jenuh,” ujar Llyod.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Minta Kementerian Berani Tentukan Bandara Berpotensi Hub Internasional

Jokowi minta kementeriannya lebih berani menentukan bandara untuk hub internasional baru sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Sepekan Dibuka, Kunjungan Wisatawan ke Bali Perlahan Meningkat

Sepekan dibuka, kunjungan wisatawan ke Bali meningkat.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

Bali Ketat Terapkan CHSE untuk Memikat Wisman

Menerapkan protokol kesehatan dengan benar menjadi kunci utama mempersiapkan diri menghadapi kunjungan wisman pascapandemi.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

GS Food Street Jadi Lokasi Wisata Kuliner Baru di Tangerang Selatan

Ada 50 lapak kuliner tersaji di GS Food Street yang menyuguhkan berbagai ragam masakan ala barat dan Asia.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

Dubai Tetap Jadi Incaran Wisatawan Global

Emirates adalah maskapai pertama di dunia yang menanggung biaya terkait Covid-19.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

Nespresso Tawarkan Kemudahan Buat Kopi Ala Barista Melalui Shopee

Nespresso bekerja sama dengan Shopee menghadirkan rangkaian pilihan produk mesin kopi dan kopi kapsul melalui Nespresso Official Shop.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

LBS Luncurkan Koleksi Sleepwear Bernama Ana

Koleksi LBS Sleepwear menggunakan bahan satin yang terlihat mewah dengan cutting yang simple.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

Mal Tetap Gelar Program Belanja di Tengah PSBB Transisi

Pengelola mal tetap menghadirkan program belanja untuk para pelanggannya di tengah kebijakan PSBB Transisi.

GAYA HIDUP | 4 Agustus 2020

Kunjungan Wisman ke Indonesia Anjlok 59,96%

Kunjungan wisman ke Indonesia selama Januariā€“Juni 2020 paling banyak dari Malaysia, Timor Leste, Singapura, Australia, dan Tiongkok.

GAYA HIDUP | 3 Agustus 2020

Bali, Destinasi Incaran Wisatawan Milenial Australia

Generasi milenial adalah pasar yang menjanjikan untuk kebangkitan pariwisata.

GAYA HIDUP | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS