Masyarakat Dapat Memanfaatkan Layanan telemedis di Tengah PSBB
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Masyarakat Dapat Memanfaatkan Layanan telemedis di Tengah PSBB

Rabu, 6 Mei 2020 | 15:00 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / MAR

JAKARTA, Beritasatu.com- Warga DKI Jakarta yang membutuhkan layanan dokter di tengah masa pandemik COVID-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat memanfaatkan layanan telemedis tanpa harus datang ke rumah sakit.

"Ketika jatuh sakit kalau gejalanya ringan masih dapat mengonsumsi obat-obat yang dijual secara bebas. Namun kalau butuh penanganan serius maka bisa memanfaatkan layanan telemedis," kata konsultan kesehatan Medikku dan Lifepack, dr Irfani Ryan Ardiansyah dalam keterangan tertulis.

Bagi warga yang memiliki penyakit kronis sehingga membutuhkan perhatian khusus dari dokter serta harus mengonsumsi obat secara rutin, telemedis bisa menjadi solusi.

Penyakit kronis membutuhkan penanganan dan pengobatan khusus. Konsumsi obat secara rutin dan dipantau oleh dokter spesialis adalah kebutuhan yang terpenting bagi mereka.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta serta sejumlah daerah sedang menerapkan PSBB sejak 10 April 2020 untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun telah resmi memperpanjang pelaksanaan PSBB di Jakarta hingga 22 Mei 2020. Karena itu, pelayanan medis jarak jauh bisa menjadi pilihan lain di tengah wabah COVID-19.

CEO Lifepack, Natali Ardianto menjelaskan, layanan telemedis akan membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan obat tanpa perlu keluar rumah. Hal ini dapat mengurangi rosiko paparan COVID-19 yang mudah menular melalui kontak dengan orang lain. “Adanya peran serta dokter pada fitur konsultasi secara daring (online) akan mempermudah pasiennya untuk berkonsultasi tanpa perlu memikirkan jarak di kondisi saat ini,” kata Natali.

Natali memberikan penjelasan keuntungan menggunakan aplikasi kesehatan. Menurutnya, telemedis dapat memberikan pelayanan kefarmasian dan menggunakan kemasan khusus agar pasien penyakit kronis dapat mengkonsumsi obat sesuai dengan jadwal lebih praktis.

“Yang perlu diketahui saat bertransaksi dengan layanan telemedis adalah saat melakukan transaksi pembelian obat. Sistem tebus obat hanya bisa dilakukan dengan mengunggah foto resep resmi dari dokter sehingga obat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien,” jelasnya.

Hal ini dapat memberi rasa aman terhadap pengguna karena layanan ini juga terhubung dengan fasilitas rumah sakit rujukan sesuai dengan protokol resmi pemerintah. Layanan ini tidak berbayar, hanya perlu membayar obat saja.

“Pasien tidak perlu khawatir karena dokter yang terdaftar di Lifepack adalah dokter yang memiliki Surat Izin Praktkk (SIP) dan tergabung di Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Selain itu, keaslian obat juga terjamin karena obat berasal dari rekanan resmi,” tutup Natali.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Cek Kesehatan Mata Lewat Layanan Tele-Oftalmologi

JEC Eye Hospitals & Clinics, meluncurkan layanan terbaru JEC @ Cloud yang memberikan konsultasi kesehatan mata melalui tele-oftalmologi.

KESEHATAN | 6 Mei 2020

Jokowi Minta Kasus Covid-19 Turun pada Mei

Fokus kerja yang utama saat ini tetap pada mengendalikan Covid-19 secepat-cepatnya

KESEHATAN | 6 Mei 2020

Studi Terbaru: Mutasi Virus Picu Penularan Covid-19 Lebih Cepat

Mutasi virus baru mulai menyebar di Eropa pada awal Februari 2020 sebelum bermigrasi ke bagian lain dunia, termasuk AS dan Kanada.

KESEHATAN | 6 Mei 2020

Eka Hospital Gunakan AI Alibaba Cloud untuk Percepat Deteksi Covid-19

Artificial intelligence milik Alibaba Cloud ini disebut dapat menegakkan diagnosa 60 kalilebih cepat dari tenaga manusia.

KESEHATAN | 6 Mei 2020

DBD Mengintai di Tengah Pandemi Covid-19

Lotion dan spray anti-nyamuk Soffell dapat mencegah DBD yang mengintai masyarakat di tengah pandemi corona.

KESEHATAN | 6 Mei 2020

Perusahaan Asal Korsel Sumbang Alat Rapid Test Senilai Rp 1,2 Milliar

Bantuan alat rapid test senilai Rp 1,2 Miliar diberikan PT Korea Tommorow & Global Indonesia (PT KT&G) kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

KESEHATAN | 5 Mei 2020

Laki-laki Diproritaskan Jadi Donor Plasma Konvalesen

Pasien Covid-19 yang sembuh semakin meningkat. Mereka potensial untuk menjadi pendonor plasma untuk kesembuhan pasien yang masih dirawat.

KESEHATAN | 5 Mei 2020

Deteksi Sampel Covid-19, LIPI Fungsikan Laboratorium BSL-3

LIPI melakukan deteksi sampel virus terduga SARS-CoV-2 di fasilitas Biosafety Level-3 (BSL-3) dan clean room LIPI di Cibinong Science Center-Botanical Garden.

KESEHATAN | 5 Mei 2020

RSUD Depok Ditetapkan sebagai Rumah Sakit Khusus Covid-19

Dengan penetapan sebagai rumah sakit khusus Covid-19 maka untuk sementara pelayanan pasien rawat inap di RSUD Depok juga ditiadakan.

KESEHATAN | 5 Mei 2020

Poltekkes Kembangkan Aircov-19 Ventilator Berbiaya Rendah

Poltekkes mengembangkan Aircov-19, alat bantu pernapasan bagi pasien Covid-19, yang berbiaya rendah.

KESEHATAN | 5 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS