Perluas Pangsa Pasar Hand Sanitizer, Enesis Gandeng Tokopedia
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Perluas Pangsa Pasar Hand Sanitizer, Enesis Gandeng Tokopedia

Jumat, 19 Juli 2019 | 15:59 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Jakarta, Beritasatu.com – PT Herlina Indah (Enesis Group) berupaya memperluas penguasaan pangsa pasarnya lewat produk hand sanitizer.

Khusus kategori spray hand sanitezer, Enesis mengklaim telah menguasai sekitar 60% pangsa pasar saat ini.

“Jumlah market share sebesar 60% tersebut untuk kategori business to costumer (B to C), selain itu, kami juga punya pangsa pasar besar pada kategoti business to business seperti pembeli institusi, vendor termasuk rumah sakit,” papar Tegar Baskoro, Group Product Manager Antis saat Konfresi Pers Peluncuran Antis Jasmine Tea yang digelar di Tokopedia Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

Enesis tentu berupaya memperkuat penguasaan pangsa pasarnya di tengah ketatnya persaingan bisnis. Untuk itu, sejumlah strategi bisnis pun diusung, salah satunya menambah varian produk, yakni Antis Jasmine Tea.

Tegar mengatakan, ini merupakan inovasi lanjutan dari kisah sukses perusahaan saat menjadi pelopor hand sanitizer di Indonesia dengan Antis aroma Timun dan Jeruk Nipis.

Sementara COO Enesis Group, Budiman Goh mengatakan, inovasi dan kreasi tanpa henti merupakan ciri khas Enesis Group.

“Antis Jasmine Tea sendiri merupakan produk hand sanitizer dengan aroma teh melati yang kami ciptakan sebagai kesegaran baru bagi para konsumen yang ingin terbebas dari kuman dan menghilangkan bau tidak sedap di tangan,” urainya.

Lebih jauh, Budiman mengatakan, teh melati mudah diterima oleh masyarakat Indonesia, karena aromanya alami dan familiar sehingga cocok digunakan sehabis atau sebelum makan, ataupun dalam aktivitas sehari-hari.

Selain membuat inovasi varian baru, upaya yang dilakukan Enesis dalam memperkokoh pangsa pasarnya adalah membangun kanal pemasaran melalui platform digital.

“Saat ini, sekitar 80% penjualan Antis dikontribusi dari kanal modern market. Kami berupaya melakukan penjajakan dan investasi melalui kanal digital, khususnya e-commerce,” urai Tegar.

Terkait hal itu, Enesis menggandeng Tokopedia dalam memasarkan Antis Jasmine Tea. “Tokopedia sedang berkembang dan banyak digunakan oleh millenials, sesuai dengan target market dari Antis Jasmine Tea yaitu millenials, maka dari itu peluncuran kali ini berkolaborasi dengan Tokopedia” tambah Tegar.

Dipercaya menjadi partner eksklusif, Jessica Stephanie Jap selaku AVP of Business Tokopedia mengatakan, pihaknya menyambut baik kepercayaan tersebut.

“Perkembangan teknologi semakin mempermudah masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan termasuk pembersih tangan anti kuman tanpa air secara online. Maka dari itu, mulai hari Jumat ini, (19/07/19), masyarakat dapat memulai hidup sehat melalui langkah sederhana dengan mendapatkan produk Antis Botol varian Jasmine Tea hanya di Tokopedia,” urainya.



Sumber:Majalah Investor


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Asia dan Eropa Kompak Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 2 persen ke 21.466,99, Hang Seng Hong Kong naik 1,07 persen ke 28.765,4.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Pengembangan Blok Masela Jadi Perhatian Khusus Presiden

Kepala Negara berharap kegiatan eksplorasi di Blok Masela dapat diimplementasikan pada tahun 2027 mendatang.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Kebut RUU Minerba, Pemerintah Sinkronisasi Daftar Invetarisasi Masalah

Pemerintah dorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Kemdes PDTT Bekali Aparat Desa Hadapi Konflik Sosial

Aparat Desa dibekali pengetahuan konflik sosial.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Sesi I, IHSG Menguat Seiring Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,7 persen (41,84 poin) ke kisaran 6.445,1.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Siang Ini, Rupiah Menguat ke Rp 13.904

Rupiah berada di level Rp 13.904 per dolar AS atau terapresiasi 56 poin (0,40 persen).

EKONOMI | 19 Juli 2019

AAUI Sampaikan Pentingnya Mitigasi Risiko pada Literasi Asuransi

Mitigasi risiko menjadi hal pertama yang harus dilakukan dalam memberikan literasi asurasi.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Implementasi IFRS 17 Membuat Asuransi Lebih transparan

IFRS 17 adalah standar internasional pertama yang ada untuk akuntansi kontrak asuransi.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Majalah Investor Ingatkan Industri Asuransi tentang IFRS 17

Pada 2022, perusahaan asuransi perlu menerapkan IFRS 17 untuk kepentingan industri asuransi dan nasional.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Rupiah Menguat ke Rp 13.900 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 13.902,5 per dolar AS atau terapresiasi 57,5 poin (0,41 persen).

EKONOMI | 19 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS