Genjot Pangsa Pasar, MECCAYA Pharmaceutical Pacu Kapasitas Produksi 150%
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Genjot Pangsa Pasar, MECCAYA Pharmaceutical Pacu Kapasitas Produksi 150%

Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:50 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Jakarta, Beritasatu.com – Perusahaan farmasi nasional, PT MECCAYA Pharmaceutical membidik pangsa pasar pada varian produk antifungal brand 88 sebesar 60% hingga 70% di akhir tahun 2019.

Upaya menggenjot pangsa pasar dilakukan dengan strategi mengejar segmen generasi muda atau kalangan milenial. Khusus kalangan tadi, Perseroan merilis produk baru yakni Krim 88 Anti Jamur sebagai varian dari brand 88.

“Pendekatan yang dilakukan kepada generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnnya. Karakter yang sangat aktif dan mobile menjadi acuan MECCAYA Pharmaceutical meluncurkan produk baru,” urai Presiden Direktur PT MECCAYA Pharmaceutical, Ricky Surya Prakasa dalam keterangan resminya kepada Beritasatu.com, Rabu (21/8/2019).

Tidak berhenti disitu, Ricky mengakatan pihaknya berkomitmen untuk terus menambah varian produk paada masa datang. Untuk itu kapasitas produksi perusahaan akan terus ditambah, begitu juga dengan fasilitas produksi dilakukan peremajaan mesin-mesin modern. “Kami menargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sebesar 150% hingga tahun 2020.

Khusus tahun ini langkah penambahan kapasitas produksi dan peremajaan mesin tersebut mengharuskan MECCAYA Pharmaceutical merogoh kocek sebesar Rp 50 miliar di tahun 2019.

“Investasi kami untuk penambahan kapasitas produksi di tahun 2019 ini cukup besar dan signifikan untuk perusahaan seukuran kami, ini merupakan upaya kongkrit dan komitmen kami untuk meraih visi kami menjadi produsen obat kulit terbesar dan terdepan di Indonesia,” ujarnya.

Selain investasi tadi, dalam rangka menggenjot penjualan Perseroan tengah menjajaki pasar ekspor. “Rencana pengembangan ekspor sedang kami jajaki dengan menjalin kerja sama dengan distributor di negara setempat,” imbuhnya.

Kendati belum ekspor Ricky mengatakan, warga asing maupun masyarakat yang akan keluar negeri dapat memperoleh Salep Kulit 88 dan Krim 88 Anti Jamur di Bandara Soekarno Hatta Pharmacy dan juga Family Mart.

Sedangkan untuk bisa terus memuaskan konsumen Salep Kulit 88 menurutnya konsisten melakukan riset dan pengembangan berkelanjutan untuk penyempurnaan produk. Tidak ketinggalan inovasi turut menjadi bagian penting. Ditambah lagi dengan keseriusan dalam merekrut sumber daya manusia yang terbaik membuat Salep Kulit 88 diharapkan dapat mempertahankan posisi di puncak Top of Mind masyarakat Indonesia.



Sumber:Majalah Investor


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Tren Budget Traveller Dongkrak Bisnis Hotel

Budget travel merupakan bentuk wisata yang menempatkan anggaran sebagai pertimbangan penting, terutama dalam memilih akomodasi dan transportasi terjangkau.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Emas Antam Naik Jadi Rp 756.000 Per Gram

Pukul 09.20 WIB pagi ini, harga emas Antam di butik Pulogadung Jakarta, Rp 756.000 per gram.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Bursa Saham Jepang Turun, Hang Seng dan Kospi Menguat

Indeks Shanghai composite naik 2,38 (0,09 persen) menjadi 2.882.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Dibuka Melemah, IHSG Perlahan di Zona Positif

Pukul 09.10 WIB, IHSG berbalik naik 7,5 poin (0,12 persen) menjadi 6.308.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Harga Minyak Stabil Didukung Meredanya Ketegangan Perdagangan

Minyak Brent naik 29 sen atau 0,5 persen menjadi US$ 60,03 per barel.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Awal Sesi, Rupiah Naik di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.262 - Rp 14.275 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Komisi X Jaring Masukan RUU Ekraf di Jatim

Pelaku ekonomi kreatif ingin pemerintah mempermudah proses pendaftaran serta menyediakan program khusus.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Hak Cipta Jadi Kendala Pengembangan Ekraf

Hak cipta menjadi hal penting bagi pelaku ekraf demi keberlangsungan industri mereka.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Gandeng Prudential, Tokopedia Hadirkan Pembayaran Premi Asuransi Online

Tokopedia terus memberdayakan kemajuan teknologi untuk mendukung program cashless society.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Bursa Saham AS Tertekan Kekhawatiran Resesi

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 249,8 poin (0,96 persen) mencapai 26.136.

EKONOMI | 21 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS