Kemtan Dorong Budidaya Serai Wangi di Jateng
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Kemtan Dorong Budidaya Serai Wangi di Jateng

Selasa, 6 Oktober 2020 | 17:46 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Brebes, Beritasatu.com - Tim Direktorat Tanaman Semusim dan Rempah pada Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kemtan) melakukan pengembangan komoditas serai wangi seluas 10 hektare (ha) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Masing-masing di Kabupaten Brebes seluas 5 ha dan Kabupaten Kendal seluas 5 ha. Pengembangan ini mendapat dukungan dari APBN Tahun Anggaran 2020.

Kementan menyebutkan, luas lahan budidaya serai wangi di Jateng mencapai 278,45 ha yang tersebar di Kabupaten Semarang, Cilacap, Purbalingga, Brebes, Batang, Boyolali dan Kendal. Total jumlah produksinya mencapai 23,812 ton minyak per tahun.

Berdasarkan data Ditjen Perkebunan, khusus di Kabupetan Brebes yang merupakan sentra komoditas nilam dan serai wangi tercatat luas areal dan produksi nilam perkebunan rakyat mencapai 47,70 ha dengan Produksi 1.097 ton daun kering, sedangkan serai wangi luasnya mencapai 69,60 ha dengan produksi 68.40 ton daun kering.

Disebutkan, Desa Pamulihan dan Wilahar di Kecamatan Larangan merupakan wilayah yang merupakan sentra tanaman serai wangi, dengan CPCL kelompok Tani Tani Maju dan Watu Geni. Kelompok tani ini pernah beranggotakan sekitar 50 orang, namun kini menyusut dan tersisa hanya beberapa orang saja.

Direktur Utama Solidaritas Perempuan untuk Perempuan dan Hak Asasi Manusia (Spek-Ham), Rahayu Purwaningsih mengatakan, turunnya minat tersebut disebabkan adanya sejumlah tantangan. Kendati begitu menurutnya semangat pekebun untuk terus mengembangkan serai wangi tetap tinggi.

Untuk itulah menurut Rahayu, Spek-Ham lembaga yang salah satunya fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan potensi lokal, tergerak untuk menjalin mitra dengan kelompok tani tersebut dengan menggelar program pelatihan.

“Melalui Spek-Ham ini petani serai wangi di Brebes dapat mengikuti pelatihan dan pemberdayaan untuk mengembangkan hasil olahan minyak serai wangi sehingga memiliki nilai jual lebih,” kata Rahayu Purwaningsih dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (6/10/2020).

Saat ini hasil olahan serai wangi di Brebes berupa sabun, karbol, pewangi ruangan dan produk turunan dari minyak serai wangi lainnya.

Spek-Ham menggandeng Dinas Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbang) Kabupetan Brebes, terutama dalam pelatihan produk hilir/turunan serei wangi seperti, sabun mandi sereh wangi di Kecamatan Larangan. Kegiatan berlanjut pada pelatihan produk hilir/turunan sereh wangi yaitu karbol sereh wangi untuk pembersih lantai.

Menurut Rahayu Purwaningsih, keterlibatan Spek-Ham diharapkan kedepannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat/petani agar lebih kreatif dalam mengolah hasil panen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Harapan petani serai wangi kedepannya menginginkan agar harga minyak sereh wangi dapat stabil tidak seperti sekarang ini, mudah dalam pemasaran, dan mengharapkan dukungan dari Pemerintah pusat melalui APBN dan Dinas terkait terkait lainnya dalam bentuk bantuan sarana pertanian/alat-alat pertanian salah satu contohnya pompa air untuk perawatan sereh wangi di saat musim kemarau,” urainya.

Selain itu dikatakan, perlunya pemasaran untuk produk yang telah dihasilkan sehingga produk tak hanya dijual lewat kalangan terbatas, tapi bisa menjangkau pasar lebih luas. “Untuk itu diharapkan kedepannya Pemerintah dapat lebih mensupport produk-produk hasil turunan serai wangi,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati menuturkan bahwa, salah satu peran dinas kabupaten antara lain melakukan pendampingan dan pembinaan budidaya serta pasca panen serei wangi. Selain itu dinas juga turut mempromosikan produk melalui pameran dan memfasilitasi Alsin untuk budidaya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KKP Fokus Bangun Model Bisnis Korporasi Budidaya dan Tangkap Ikan

Untuk membangun model bisnis korporasi nelayan budidaya ikan, ada lima tambak yang akan dijadikan percontohan.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Komitmen Selesaikan Implementasi Kepmen ESDM, PGN Alirkan Gas ke 5 Pelanggan Sektor Baja

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) yang berkomitmen mendorong daya saing industri melalui utilisasi gas bumi yang

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Apersi Berharap UU Cipta Kerja Jadi Solusi MBR Miliki Rumah

Apersi pada prinsipnya mengharapkan UU Cipta Kerja jangan sampai menghambat pekerja mendapatkan rumah.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Menaker Minta Masyarakat Baca Utuh Isi UU Cipta Kerja

Pemerintah akan terus menyampaikan kepada masyarakat seluruh isi undang-undang.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

CIAS Dorong Inovasi Karya dan Usaha di Tengah Pandemi

Ada dua agenda utama yang dihadirkan dalam CIAS Innovation Week 2020 ini, yaitu sharing session dan mentoring session.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

IHSG Melonjak, Ini Daftar Saham yang Banyak Ditransaksikan

PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk (BRIS) dengan frekuensi 20.591 kali.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Survei BI: Perbaikan Keyakinan Konsumen Tertahan di September

keyakinan konsumen menurun di 13 dari 18 kota survei, dengan penurunan terdalam di DKI Jakarta, diikuti Denpasar dan Padang.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Hipmi Jaya Apresiasi Pengesahan UU Cipta Kerja

Kehadiran UU Cipta Kerja diyakini dapat meningkatkan iklim usaha dan investasi di Indonesia, sehingga bisa lebih banyak menciptakan lapangan kerja.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Ditutup Menguat 65 Poin, Rupiah Terbaik di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.605- Rp 14.735 per dolar AS.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

IHSG Ditutup Bertambah 40 Poin Dekati 5.000

Sementara indeks LQ-45 naik 9,0 poin (1,2 persen) ke level 764,1.

EKONOMI | 6 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS