BTN Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pejabatnya
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

BTN Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pejabatnya

Senin, 27 Januari 2020 | 22:50 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan akan menghormati proses hukum yang berjalan terkait dengan ditetapkannya SW yang merupakan pejabat kepala Divisi Aset Manajemen Unit sekaligus Ketua Serikat Pekerja bank tersebut sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan BTN Achmad Chaerul menanggapi proses hukum yang sedang berjalan di Kejagung terkait masalah Novasi tersebut.

“Tentang permasalahan hukum proses novasi, tentu Bank akan taat hukum dan taat asas, dan sepenuhnya menyerahkan kepada pihak-pihak yang berwenang dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, hingga ditetapkannya vonis oleh Pengadilan,” katanya dalam jawaban tertulis yang diterima media di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Menurut Chaerul Bank telah mengambil langkah-langkan perbaikan dalam proses bisnisnya termasuk novasi dan ketentuan terkait restrukurisasi/penyelesaian kredit sehingga ke depan diharapkan Bank dapat terhindar dari hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip perbankan yang sehat dan Bank juga sudah membentuk cadangan/provisi penurunan nilai kredit sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti diketahui pada Jumat, 24 Januari 2020 lalu Kejagung menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi novasi bank dengan total nilai kerugian negara mencapai hampir Rp50 miliar.

Tiga dari tujuh tersangka tersebut diketahui merupakan salah satu pejabat Bank BTN pada Asset Management Division (AMD) sekaligus sebagai Ketua Serikat Pekerja pada bank tersebut berinisial SW dengan surat penetapan tersangka bernomor TAP-01/F.2/Fd.2/01/2020.

Tersangka lainnya adalah AMD Head Area II Bank BTN SB dengan nomor surat penetapan tersangka TAP-02/F.2/Fd.2/01/2020 dan AM selaku Kepala Unit Komersial Landing Bank BTN cabang Sidoarjo dengan nomor surat penetapan tersangka TAP-03/F.2/Fd.2/01/2020.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah mengungkapkan ketujuh orang itu diduga kuat terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi yang telah merugikan keuangan negara hampir Rp 50 miliar dari kedua kasus korupsi tersebut.

Menurut Febrie diduga kuat, ada kesalahan prosedural dalam pemberian kredit yang dilakukan secara melawan hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Direksi Bank BUMN tersebut.



Sumber:Majalah Investor


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Pemerintah RI Keluarkan Travel Advice WNI Pergi ke Tiongkok

Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke Tiongkok.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Pekerja Migran Indonesia Minta Perlindungan Presiden Jokowi

Capt Sugeng Wahyono sudah setahun menjadi tahanan kota di Thailand.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Penyidik dan Jaksa yang Tangani Suap PAW Dimutasi, Suasana KPK Tak Sehat

Mutasi dan rotasi pegawai, termasuk penyidik dan penuntut KPK harus didasarkan pada aturan yang berlaku.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Pasien Terduga Idap Virus Korona di RSUD Jambi Hanya Alami Infeksi Saluran Pernapasan

Samsirun Halim lebih lanjut mengatakan, pihaknya memastikan pasien tersebut negatif karena masa inkubasi virus korona sudah lewat yakni 14 hari.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Kemristek Kucurkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp 1,46 Triliun

Sebanyak 1.344 kampus mendapat anggaran riset dari pemerintah.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Profil Kapal Selam Alugoro Buatan Indonesia

Indonesia ternyata mampu memperkuat pertahanan maritim dengan produksi alutsista dalam negeri melalui kapal selam.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Penahanan Eks Komisioner KPU Diperpanjang, Caleg PDIP Masih Buron

Mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan nampaknya bakal lebih lama mendekam di sel tahanan.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Dilaporkan ke KPK karena Diduga Halangi Penyidikan, Ini Respons Yasonna

Pelaporan terhadap Yasonna merupakan hak warga negara.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Forum Sathu Ajak Korban First Travel Umrah Gratis

Adapun 1.000 orang tersebut akan diberangkatkan umrah secara bertahap pada 2020 ini.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Polisi Masih Buru Harun Masiku

"Nanti perkembangan yang kita akan beritahu pada teman-teman sekalian,” kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra

NASIONAL | 27 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS