Premi Kartu Jakarta Sehat Naik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Premi Kartu Jakarta Sehat Naik

Rabu, 6 Maret 2013 | 18:35 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / B1

Jakarta - Bila pelaksanaan jaminan kesehatan gratis bagi warga miskin Jakarta melalui Kartu Jakarta Sehat (JKS) dengan premi asuransi Rp23.000 per bulan berhasil, maka Pemprov DKI akan menaikkan besaran premi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan melalui Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Pemprov DKI akan mendidik rakyat tentang pentingnya asuransi. Saat ini yang disediakan Pemprov DKI adalah program KJS dengan premi asuransi sebesar Rp 23.000 per bulan per orang untuk mendapatkan layanan kesehatan di ruang rawat inap kelas III.

“Begitu orang top up preminya menjadi Rp 50.000 per bulan, maka dia bisa masuk ke kelas II dan kelas I,” kata Basuki saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) di Gedung IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Dia mengaku kecewa dengan kebijakan Menteri Keuangan yang menetapkan premi asuransi kesehatan melalui Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) sebesar Rp 15.500 per bulan. Meski Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) menyatakan akan memperjuangkan menaikkan premi asuransi menjadi Rp 17.000, namun angka itu belum cukup untuk memberikan jaminan kesehatan gratis untuk warga miskin.

“Substansinya, kita maunya besaran premi Rp 50.000 per bulan. Tetapi saat ini kita belum sampai ke angka itu. Kita akan mulai dengan Rp 23.000,” ujarnya.

Saat mengusulkan besaran premi Rp 50.000 per bulan per orang, maka dibutuhkan anggaran KJS sebesar Rp 2,1 trilliun. Sayangnya, rencana tersebut tidak disetujui DPRD DKI, yang justru meminta anggaran KJS tidak boleh lebih dari Rp 1,5 triliun.

Anggaran sebesar itu, diantaranya Rp 300 miliar digunakan untuk membayar utang Pemprov kepada rumah sakit yang melayani pasien peserta JPK Gakin dan SKTM. Sisanya, Rp 1,2 triliun dialokasikan untuk KJS. Dengan anggaran tersebut, akhirnya untuk 4,7 juta orang, premi yang bisa dipakai sebesar Rp 23.000.

“Makanya saya agak keras, mari kita bantu selama satu tahun ini. Sebelum BPJS dilaksanakan secara penuh. Pelaksanaan KJS ini sudah terlambat, karena APBD kami terlambat disahkan. Mungkin baru bisa dicairkan pada April mendatang,” paparnya.

Dia meminta jangan dulu kritik mengenai sistem KJS, karena sistemnya belum jalan dengan sempurna. Pelaksanaan KJS akan dievaluasi per dua bulan, begitu juga akan dilakukan audit rujukan.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korupsi Pasien Kelas III, Izin Operasional RS Bakal Dicabut

RS yang melakukan korupsi terhadap biaya pengobatan pasien kelas III, terancam ditutup operasionalnya.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Ungkapkan Identitas Mutilasi, Sudin Kependudukan Butuh KTP Atau NIK Korban

"Sidik jari ada kendala, karena KTP tidak merumuskan sidik jari."

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

DKI Ditawarkan Bangun Trem

Rute yang diusulkan dalam pembangunan LRT tersebut adalah dari Kelapa Gading sampai Kebayoran Lama.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Kantong Plastik Jangan Gratis!

Petisi yang berjudul "Carrefour, Hero, Hypermart dan supermarket lainnya: Kantong Plastik Jangan Gratis!" bertujuan tidak hanya agar masyarakat berpikir dua kali untuk menerima kantong plastik dari toko tetapi juga untuk membangun perhatian akan ketergantungan kita terhadap plastik.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Jokowi: Kelangsungan JPO Eskalator Tergantung Perilaku Penggunaan Masyarakat

"Kalau penggunaannya juga kita tidak tertib, paling sehari atau 2 hari mati nanti," kata Jokowi.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Dinas Kebakaran Beri Pelatihan bagi Warga

Gubernur DKI, Jokowi mengajak Dinas Kebakaran untuk memberikan pelatihan bagi warga untuk pengetahuan tentang kebakaran.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Jokowi Resmikan APTB Bogor-Rawamangun

Jarak tempuh Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway antara Bogor-Rawamangun.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Ahok Izinkan Bangun Mal di Pesisir Utara

Boleh bangun mal di pesisir pantai utara Jakarta asal melakukan reklamasi.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Pengembang Wajib Reklamasi Teluk Jakarta Sebelum Bangun Mal

"Di pesisir utara dibangun mal boleh saja. Kalau sudah direklamasi ya nggak masalah. Yang penting bagi kita itu, kajian lalu lintasnya ada dan cukup. Hal ini untuk mengatasi makin parahnya kemacetan yang terjadi. Jadi kalau dia melakukan reklamasi terus mau bikin usaha atau mal di kawasan yang sudah direklamasi, buat kita oke saja."

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Kini Jakarta Punya Jembatan Penyeberangan Bereskalator

Pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan serta menumbuhkan minat warga masyarakat untuk menggunakan transportasi umum

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS