Kronologis Mutilasi Cikampek
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kronologis Mutilasi Cikampek

Kamis, 7 Maret 2013 | 01:18 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta - Pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan BS (36) terhadap istrinya, Darna Sri Astuti (32), dipicu cemburu. BS curiga sang istri berselingkuh dengan seseorang yang belum sempat diketahui.

"Motif pembunuhan karena adanya cemburu dari suami yang menduga istrinya berselingkuh, tapi istrinya tidak mengakui dengan siapa," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (6/3) malam.

Dikatakan Putut Eko, kecemburuan itu membuat pasangan yang telah menikah 10 tahun ini terlibat percekcokan di sebuah kamar tidur di rumah mereka di daerah Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Pelaku kemudian memukul korban dengan senjata tumpul hingga tak bernafas dan meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (3/3) malam.

"Setelah tahu korban tak bernafas atau meninggal dunia, tersangka kebingungan akan dibuang kemana jenazah korban," katanya.

Berdasar pengakuan pelaku, Putut Eko mengatakan, dalam keadaan bingung, timbul ide untuk memutilasi korban dengan menggunakan dua bilah pisau dapur dan sebilah parang.

Mutilasi ini dilakukan agar memudahkan pelaku membawa dan membuang korban. Pelaku kemudian menyuruh pembantunya berinisial T (39), untuk membeli kantong plastik besar.

Tubuh korban yang dibagi dalam tujuh bagian itu kemudian dimasukan ke dalam plastik-plastik yang telah disiapkan, dan membungkusnya secara rapat.

"Potongan-potongan itu dimasukan ke dalam kantong-kantong plastik yang dibeli oleh pembantu rumah tangganya," jelas Putut Eko.

Lebih jauh dikatakan, bungkusan berisi potongan tubuh sempat disimpan di dalam kamar. Dua hari kemudian, atau pada Selasa (5/3) pagi, tersangka BS dan T membawa bungkusan itu menggunakan angkot KWK 03 jurusan Kampung Rambutan-Cililitan yang disewa seharga Rp 250.000. Bungkusan-bungkusan itu dibuang di Tol Cikampek

"Peran T ini juga membantu membuang potongan tubuh korban dari dalam kendaraan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya di daerah Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (6/3), sekitar pukul 18.00 WIB.

Selain pelaku, polisi juga menangkap seorang perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga berinisial T (40). Perempuan ini diduga membantu pelaku membuang korban di jalan tol.

"Ya. Sudah ditangkap dua orang, sekitar pukul 18.00 WIB tadi," katanya.

Mulyadi mengatakan, dari keterangan yang diperoleh, pelaku membawa korban menggunakan angkot KWK 03 jurusan Kampung Rambutan-Cililitan berplat nomor B2312PG.

"Untuk membuang korban, pelaku dibantu pembantunya, dan menyewa angkot seharga Rp 250 ribu," tambahnya.

Kedua tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jakarta Timur. Tersangka BS dan T terancam hukuman mati atau penjara minimal 20 tahun penjara sesuai pasal 340 KUHP jo pasal 338 KUHP.

Sementara tersangka T dikenakan pasal 55 jo 56 jo 340 KUHP. Selain menahan kedua tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa sebilah parang yang masih ada bercak-bercak darah korban, dua bilah pisau dapur, dan satu unit angkot.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Mutilasi Suami Korban

Untuk membuang korban, pelaku dibantu pembantunya, dan menyewa angkot seharga Rp 250 ribu

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Pelaku Mutilasi Di Jalan Tol Dibekuk

Pembunuhan sadis ini diketahui bermotif cemburu, lantaran korban diketahui selingkuh dengan seseorang.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

250 Warga Rusun Marunda Dilepas Jokowi Bekerja di KBN

"Kita ini mau mikir yang memang ingin maju. Nanti juga ada pelatihan-pelatihan".

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Jokowi Dinilai Sebagai Kepala Daerah dengan Pemerintahan Efektif

"Jokowi mendapat suara 92 persen".

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Polisi Masih Selidiki Potongan Tubuh Korban Mutilasi Tol Cikampek

"Setelah melihat foto tersebut ada keluarga yang melapor dan akan kami bandingkan DNA-nya".

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Premi Kartu Jakarta Sehat Naik

“Makanya saya agak keras, mari kita bantu selama satu tahun ini".

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Korupsi Pasien Kelas III, Izin Operasional RS Bakal Dicabut

RS yang melakukan korupsi terhadap biaya pengobatan pasien kelas III, terancam ditutup operasionalnya.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Ungkapkan Identitas Mutilasi, Sudin Kependudukan Butuh KTP Atau NIK Korban

"Sidik jari ada kendala, karena KTP tidak merumuskan sidik jari."

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

DKI Ditawarkan Bangun Trem

Rute yang diusulkan dalam pembangunan LRT tersebut adalah dari Kelapa Gading sampai Kebayoran Lama.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013

Kantong Plastik Jangan Gratis!

Petisi yang berjudul "Carrefour, Hero, Hypermart dan supermarket lainnya: Kantong Plastik Jangan Gratis!" bertujuan tidak hanya agar masyarakat berpikir dua kali untuk menerima kantong plastik dari toko tetapi juga untuk membangun perhatian akan ketergantungan kita terhadap plastik.

MEGAPOLITAN | 6 Maret 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS