Warga Nikmati Taman Jogging Kelapa Gading 2

Warga Nikmati Taman Jogging Kelapa Gading 2
Taman Jogging Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta Barus)
Carlos Roy Fajarta / AB Minggu, 18 Mei 2014 | 12:13 WIB

Jakarta - Keberadaan taman kota sangatlah penting bagi kota-kota besar. Selain sebagai ruang terbuka hijau yang dapat mengurangi polusi udara, taman kota juga dapat menjadi sarana olahraga dan tempat bersosialisasi bagi warga sekitar. Hal inilah yang tampak di Taman Kota Jogging 2 Summarecon, Kelapa Gading, yang terletak di Jalan Boulevard Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Taman Jogging 2 merupakan pengembangan Taman Jogging 1 yang sudah beroperasi terlebih dahulu. Taman ini dibangun dan dikelola oleh pihak Summarecon selaku pengembang kawasan Mal Kelapa Gading sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) ke masyarakat umum. Taman Jogging Kelapa Gading 2 dilengkapi dengan jogging track, jalur batu untuk relaksasi kaki, alat olahraga dan fitness, arena bermain anak, tempat duduk, toilet umum, dan tempat sampah organik dan nonorganik.

Yudi Kartono (39) merasa kehadiran Taman Jogging sangat membantu masyarakat agar bisa berolahraga. "Ada hiburan murah. Di sini juga ada alat-alat olahraga yang biasanya ada di tempat fitness," ujar Yudi kepada SP, Minggu (18/5). Dia berharap kondisi Taman Jogging selalu dijaga dan dirawat, terutama pada bagian taman yang masih kurang penghijauannya agar ditambah pohon yang lebih rindang.

Hal senada disampaikan Ida Saidah (50). Warga Bekasi ini datang karena ingin menghirup udara segar. "Bagus tamannya, kalau di Bekasi, jarang ada taman di dekat mal," ujarnya. Ida berharap taman-taman kota, seperti di Kelapa Gading, diperbanyak di tempat-tempat lain di Jakarta.

Sementara itu, Abunawas Dede (44), selaku pengawas taman mengatakan jam buka taman dimulai pukul 05.30 WIB sampai 20.00 WIB. "Taman Jogging 2 ini memang tidak lebih luas bila dibanding Taman Jogging 1. Di sini lebih sepi, jadi pengunjung yang mau berolahraga tidak berdesak-desakan," katanya.

Untuk merawat taman, Summarecon menyiapkan tiga petugas kebersihan. "Mereka setiap hari menyiram tanaman, menyapu sampah dedaunan, dan memperbaiki bagian taman yang rusak," jelas Dede.

 

Sumber: Suara Pembaruan