Ahok: Sekolah di Jakarta Akan Masuk Pagi Semua

Ahok: Sekolah di Jakarta Akan Masuk Pagi Semua
Lenny Tristia Tambun Kamis, 14 Agustus 2014 | 15:35 WIB

Jakarta - Melihat kesulitan peserta didik yang masuk sekolah siang hari dan harus pulang pada sore hingga malam hari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan jam masuk sekolah pagi hari pada seluruh sekolah negeri maupun swasta di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan keputusan yang menetapkan hari masuk sekolah siswa di Jakarta tetap lima hari, tentu akan mendatangkan konsekuensi bagi siswa yang menggunakan gedung sekolah dengan dua shift jam masuk sekolah. Sebab cukup banyak gedung sekolah, baik negeri maupun swasta, di tiga jenjang pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), memiliki dua jam masuk sekolah. Yakni pagi hari, masuk pukul 06.30 hingga 12.30 dan siang hari masuk 13.00 hingga 18.00. Dengan penerapan kurikulum 2013, jam pelajaran akan ditambah sehingga siswa yang masuk pada pagi hari akan pulang sekolah sekitar pukul 15.00. Akibatnya, siswa yang masuk pada sore hari akan pulang lebih malam lagi.

“Kami tidak mau ada lagi sekolah yang masuk pada sore hari. Kalau bisa, semua sekolah masuk pada pagi hari. Karena jam pelajaran di kurikulum 2013 bertambah banyak,” kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (14/8). Karena itu, lanjutnya, Pemprov DKI juga merencanakan akan membeli tanah yang luas untuk membangun gedung sekolah yang menampung siswa dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP dan SMK. Diupayakan pembangunan gedung sekolah tersebut dapat diselesaikan hingga tahun depan. Supaya, peserta didik yang masuk sore hari, dapat menikmati bersekolah di pagi hari.

Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan DKI juga sedang melakukan pengelompokan sekolah dan penggabungan sekolah. Agar lebih banyak lagi dapat menampung siswa. “Jadi kalau gedung sekolah sudah cukup, tidak ada lagi sekolah sore. Sekarang kan sudah sampai sore juga, dari pagi hingga jam 03.00 siang rata-rata pelajar pulang sekolah. Makanya kita akan percepat pengelompokan sekolah dan penggabungan sekolah serta pembangunan gedung sekolah,” tegasnya.