Wamenhub: Jakarta Jadi Percontohan Taksi Khusus Difabel

Wamenhub: Jakarta Jadi Percontohan Taksi Khusus Difabel
Lenny Tristia Tambun / FAB Rabu, 10 September 2014 | 12:12 WIB

Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono menyatakan, peluncuran Taksi Lifecare yang dilakukan Blue Bird di Balai Kota DKI, Jakarta harus didaftarkan pada Museum Rekor Indonesia (MURI).

Taksi jenis khusus untuk warga berkebutuhan khusus ini baru pertama kali ada di Indonesia. Dan kota yang pertama kali mengoperasikan taksi untuk kaum difabel ini adalah Jakarta.

Karena itu, Jakarta akan dijadikan sebagai percontohan pengoperasian taksi untuk difabel bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

"Ini harus didaftarkan di MURI, karena taksi ini merupakan layanan transportasi untuk warga berkebutuhan khusus yang pertama di Indonesia," kata Bambang Susantono dalam Peluncuran Blue Bird Taksi Lifecare di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (10/9).

Pengoperasian Taksi Lifecare ini, lanjutnya, merupakan salah satu implementasi dari konsep transportasi yang humanis.

Kota Jakarta telah mampu menerapkan konsep tersebut, dengan membuat transportasi untuk semua warga Jakarta, tanpa terbentur dengan kebutuhan khusus yang dimiliki beberapa warga Jakarta.

"Adanya taksi ini membuktikan Jakarta memiliki transportation for all. Ini salah satu pengejawantahan dari konsep transportasi humanis. Kita menyadari ada orang-orang yang membutuhkan transportasi khusus bagi difabel," ujarnya.

Bambang mengharapkan DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengoperasikan transportasi yang ramah terhadap difabel.

Ditambah lagi tarif yang dikenakan adalah tarif normal, meski termasuk jenis layanan khusus.

"Tarif yang terjangkau, namun pelayanan istimewa menjadi kunci yang sangat penting. Saya berikan apresiasi dan penghargaan atas peluncuran lima unit taksi untuk difabel. Bahkan kalau bisa, Blue Bird juga menyediakan brosur dengan huruf braille," jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengharapkan Jakarta selalu menjadi model atau percontohan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang transportasi.

"Saya harap Jakarta selalu menjadi model, karena visi kami adalah manusia. Jadi pembangunan yang kami lakukan bukan gedung, tetapi manusianya. Tugas kami membuat penuh otak, perut dan dompet warga DKI. Targetnya adalah orang," kata Basuki.

Pria yang akrab disapa Ahok ini menyatakan sangat beruntung Jakarta dijadikan kota pertama pengoperasian taksi untuk difabel.

Direktur Utama (Dirut) PT Blue Bird, Purnomo Prawiro mengungkapkan, pihaknya khusus memesan mobil Nissan Sherena dari Jepang untuk dijadikan taksi khusus difabel.

Harga satu unit mobil taksi itu sekitar Rp 800 juta. Artinya dengan diluncurkan lima unit, Blue Bird harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp 4 miliar.

"Ini merupakan program CSR kami. Kalau ke depan permintaan sangat tinggi, kami akan menambah jumlah armada Taksi Lifecare," katanya.