Ribuan Nelayan Jakarta Terancam Kehilangan Pekerjaan
Logo BeritaSatu

Ribuan Nelayan Jakarta Terancam Kehilangan Pekerjaan

Kamis, 23 Oktober 2014 | 01:23 WIB
Oleh : FER

Jakarta - Sebanyak 15.670 nelayan di DKI Jakarta, terancam tergusur dan kehilangan pekerjaan karena kebijakan pembangunan di Teluk Jakarta yang tidak ramah lingkungan.

"Selama ini, kegiatan unggulan MP3EI hanyalah mendorong untuk terjadinya pembangunan fisik, tanpa memperhatikan lingkungan pesisir dan darat, sehingga akan memperparah kesenjangan sosial ekonomi masyarakat dan bencana alam lainnya," kata Koordinator Pendidikan dan Penguatan Jaringan Kiara, Selamet Daroyni di Jakarta, Rabu (22/10).

Ia menjelaskan, dari sisi sosial ekonomi, saat ini terdapat 15.670 nelayan, dengan rincian terdapat 8.808 nelayan penetap atau memiliki KTP DKI Jakarta, dan 6.862 nelayan pendatang yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta.

"Seluruh nelayan tersebut akan tergusur dan kehilangan pekerjaan akibat kebijakan pembangunan di teluk Jakarta. Sehingga MP3EI hanyalah perpanjangan dari rencana JCDS guna merampas ruang hidup masyarakat pesisir di Pantai Utara Jakarta," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pembangunan tidak ramah lingkungan juga menimbulkan berbagai masalah mulai dari banjir, penurunanan permukaan tanah, penduduk dan bangunan sangat padat, air minum susah dan mahal, pencemaran lingkungan dari limbah domestik dan industri, ketersediaan lahan terbatas dan lainnya.

"Berbagai permasalahan ini merupakan permasalahan lama yang sebenarnya terjadi karena tata kelola kota yang tidak terkonsep, dan tidak mempunyai arah kebijakan penataan kota yang jelas," ujarnya.

Sumber: Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Basuki: Fadli Zon Tak Setuju Taufik Jadi Wagub DKI

Dua partai pengusung Jokowi-Basuki di Pilkada DKI, PDI-P dan Gerindra berhak untuk mengajukan nama calon Wagub.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2014

Terkait Dana Linmas, Dua Anggota Satpol PP Kota Bekasi Ditahan

Diduga mereka membuat surat laporan keuangan palsu saat penyaluran dana insentif Linmas.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

Basuki Jajal Rumah Dinas Gubernur DKI

Basuki menampik jika dia berniat tinggal di rumah dinas gubernur DKI.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

PT KAI Akan Tertibkan Lapak Liar Sepanjang Rel Tanjung Priok

Penertiban dilakukan untuk pengaktifan kembali KRL rute Tanjung Priok-Stasiun Kota.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

Pemkot Bekasi Tertibkan Parkir Liar di BCP

Operasi gabungan kali ini diikuti dengan tindakan tegas yakni mengangkut belasan kendaraan roda dua yang kedapatan parkir di lokasi tersebut.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

Pembunuh Feby Lorita Dipenjara 20 Tahun

Jaksa akan banding, keluarga korban tetap meminta hukuman mati bagi terdakwa.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

Dokter RSCM : Kondisi Lubang Pelepas Korban JIS Normal

Kasus dugaan tindak asusila di JIS ini sangat lemah dan dipaksakan.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

DKI Akan Ganti Lampu 207.341 PJU dengan "LED"

Hingga tahun ini, DPE DKI baru mengganti sebanyak 15.000 lampu PJU.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

Polisi Bekuk Dua Pencongkel Spion di Tamansari

Dalam waktu sekitar 20 detik, pelaku berhasil mencopot spion mobil korban.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014

PT Metland Cibitung Sediakan Lahan untuk Stasiun Kereta

Pembangunan stasiun tersebut, nantinya berada di lahan fasilitas sosial/fasilitas umum milik PT Metland dengan luas sekitar 1.000 meter persegi.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS