April, Mesin Bor Terowongan MRT Tiba di Jakarta

April, Mesin Bor Terowongan MRT Tiba di Jakarta
Tunnel Bore Machine. ( Foto: transcityjv / transcityjv )
Lenny Tristia Tambun Selasa, 3 Maret 2015 | 15:50 WIB

Jakarta - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengungkapkan Tunnel Bore Machine (TBM) atau mesin bor terowongan untuk pengerjaan stasiun bawah tanah MRT akan tiba pada April mendatang. Dengan begitu, proses penggalian terowongan untuk stasiun bawah tanah dapat dimulai pada bulan Agustus.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami membenarkan hal itu. Mesin bor terowongan dijadwalkan akan tiba di Jakarta antara bulan April atau Mei. Bila mesin bor datang tepat waktu, maka pengerjaan fisik MRT bisa dilakukan tepat sesuai jadwal.

“Alat akan datang pada April dan Mei. Semua masih berjalan sesuai jadwal,” kata Dono di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (3/3).

Pengerjaan pengeboran terowongan akan dimulai pada Agustus atau September mendatang. Pasalnya, pihaknya harus melakukan beberapa persiapan, seperti pembangunan soil pond dan guide wall. Soil pond adalah tempat penampungan sementara tanah galian sebelum diangkut. Sementara itu, guide wall atau dinding stasiun diperlukan agar tanah tidak ambles pada saat dibor.

Kendati demikian, Dono mengakui adanya kendala dalam mengerjakan pembangunan transportasi massal berbasis rel ini, yaitu pembebasan lahan. Ada dua lahan yang pembebasannya belum rampung hingga saat ini. yakni, pembebasan lahan untuk lokasi Stasiun Cipete dan Stasiun Haji Nawi.

“Lahannya memang tidak luas. Tapi itu untuk pembangunan stasiun. Tapi kendala ini tidak terlalu mempengaruhi pekerjaan fisik secara keseluruhan,” ujarnya.

Terkait APBD DKI 2015 yang belum rampung dievaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Dono menegaskan hal itu tidak berpengaruh pada pelaksanaan pembangunan MRT.

Seperti diketahui, PT MRT Jakarta mendapatkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dalam APBD DKI 2015 sebesar Rp 4,62 triliun.

“APBD belum disetujui Kemdagri tidak berpengaruh terhadap kita. kan untuk pembiayaanMRT sudah ditetapkan dalam peraturan gubernur,” tukasnya.