Studi: Kecepatan Rata-rata Berkendara di Jakarta 19 Km/Jam

Studi: Kecepatan Rata-rata Berkendara di Jakarta 19 Km/Jam
Ilustrasi speedometer (Foto: Istimewa)
Firda Puri Agustine Rabu, 25 Maret 2015 | 18:12 WIB

Mengemudi di Jakarta merupakan hal yang menantang. Pada 2012, Kementerian Pekerjaan Umum memperkirakan bahwa masyarakat melakukan hampir 20 juta perjalanan per hari di sekitar kota.

Bila dibandingkan dengan taksi-taksi yang berada di New York, yang hanya memakan waktu kurang dari setengah juta per hari. Jakarta adalah daerah perkotaan terpadat kedua di seluruh dunia, dengan hampir 31 juta orang yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya. 

Hasil riset Waze, aplikasi sosial berbasis navigasi, mencatat bahwa kecepatan rata-rata berkendara di Jakarta berada di bawah 19 kilometer per jam, atau setara dengan kecepatan menjelajah dari pengendara sepeda santai.

"Ketika Anda menghilangkan "lebih tinggi dari rata-rata" kecepatan akhir pekan (22 kilometer per jam), rata-rata harian pada hari kerja turun menjadi di bawah 18 kilometer per jam, dan tidak peduli yang hari dalam seminggu. Secara keseluruhan merupakan hal yang buruk," tulis Waze dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Rabu (25/3).

Adapun jumlah pengendara berkurang pada hari Selasa, meskipun hanya sekitar lima persen kurang dari rata-rata. Sementara Sabtu adalah hari terpadat dalam seminggu, dengan sekitar 20 persen lebih pengendara yang berada di jalanan.

Rabu dapat dikatakan menjadi hari terberat untuk para pengendara karena memiliki waktu terpanjang untuk mengemudi (43 menit) dan rata-rata kecepatan yang paling lambat kurang dari 18 kilometer per jam. 

Sumber: PR