Nama Jalan Proklamasi Akan Dikembalikan Lagi Menjadi Pegangsaan Timur
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nama Jalan Proklamasi Akan Dikembalikan Lagi Menjadi Pegangsaan Timur

Jumat, 7 Agustus 2015 | 16:05 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / B1

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang memproses pergantian nama jalan lokasi Tugu Proklamasi, yaitu Jalan Proklamasi No. 56 untuk kembali menjadi Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Sebab, berdasarkan catatan sejarah Kemerdekaan Indonesia, tempat dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan adalah di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, yang sekarang telah berdiri Tugu Proklamasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, awalnya jalan yang menjadi lokasi Tugu Proklamasi adalah Jalan Pegangsaan Timur. Tetapi oleh pemerintah, nama jalan itu diubah menjadi Jalan Proklamasi mengikuti nama Tugu Proklamasi.

Untuk meluruskan sejarah yang benar, Pemprov DKI sedang memproses mengembalikan nama jalan Tugu Proklamasi menjadi nama awalnya. Karena nama jalan tersebut, masih tercatat dalam teks buku-buku sejarah para pelajar di Jakarta.

“Karena nama jalan ini sudah berubah menjadi Jalan Proklamasi, maka untuk meluruskan sejarah, kami sedang memproses mengembalikan nama jalan ini. Bukan lagi nama Jalan Proklamasi, tetapi menjadi Jalan Pegangsaan Timur kembali. Karena di teks sejarah, jalan ini adalah Jalan Pegangsaan Timur. Nomornya tetap 56,” kata Djarot di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).

Kerancuan sejarah pun dialami oleh anaknya sendiri. Dia mengatakan sewaktu mengunjungi Tugu Proklamasi bersama anak perempuannya, ditanyakan di mana Jalan Pegangsaan Timur. Setelah dicari-cari, ternyata sudah berubah menjadi Jalan Proklamasi.

“Anak saya, waktu kesini bertanya, "Ayah, mana Jalan Pegangsaan Timur?" Dicari-cari, enggak ketemu. Adanya Jalan Proklamasi. Makanya akan kami ubah [kembali] menjadi nama Jalan Pegangsaan Timur No. 56,” tegasnya.

Tugu Proklamasi atau Tugu petir adalah tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI. Tugu Proklamasi berdiri di tanah lapang kompleks Taman Proklamasi di Jl. Proklamasi (dulunya disebut Jl. Pegangsaan Timur No. 56), Jakarta Pusat.

Pada kompleks juga terdapat monumen dua patung mantan presiden dan wakil presiden, Soekarno-Hatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, mirip dengan dokumentasi foto ketika naskah proklamasi pertama kali dibacakan. Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya.

Presiden Soekarno pada tanggal 1 Januari 1961 melakukan pencangkulan pertama tanah untuk pembangunan tugu, "Tugu Petir", yang kemudian disebut Tugu Proklamasi. Tugu ini berbentuk bulatan tinggi berkepala lambang petir, seperti lambang Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Tulisan yang kemudian dicantumkan, "Disinilah Dibatjakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 1945 djam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta."

Akhirnya, pada tanggal 17 Agustus 1972, Tugu Proklamasi diresmikan Menteri Penerangan Budiardjo di lokasi asal, dihadiri banyak tokoh masyarakat dan tokoh politik. Di antara yang hadir adalah mantan Wakil Presiden M. Hatta (mengundurkan diri 1 Desember 1956).

Pada 17 Agustus 1980, Presiden Soeharto meresmikan monumen Soekarno-Hatta membacakan naskah proklamasi.


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bunuh Diri, Mahasiswa Terjun Bebas dari Apartemen

Seorang mahasiswa bernama Fauzi Suparanto tewas setelah bunuh diri usai meloncat dari Apartemen Mediterania Tower B.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Persoalan JICT‎ Diharapkan jangan Berlarut-larut

"Serikat Pekerja mengimbau proses penjualan JICT ke perusahaan Hong Kong, Hutchison Port Holding (HPH) dihentikan dan ditinjau kembali."

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

DKI Akan Gelar Upacara Kemerdekaan di Tugu Proklamasi

Diharapkan, Tugu Proklamasi bisa menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Tersangka Sempat Bergelagat Aneh Sebelum Masuk Kamar

"Kami akan dalami lagi nanti. Belum tahu kenapa menoleh ke kanan dan kiri."

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

BNN Tangkap Wanita Kurir Narkoba

"Sudah tahu kalau pekerjaan kurir ini berisiko, tapi namanya butuh uang mau gimana lagi."

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Kerja Sama BPPOM, Ini Gagasan Basuki Cegah Makanan Berbahaya di Jakarta

Apabila ada restoran atau pedagang yang bandel dengan menjual makanan dan minuman berbahan yang bahaya, Pemprov DKI akan menutupnya.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Pengerjaan Waduk Kelapa Gading Terkendala Kepemilikan Lahan

Pengerjaan waduk tersebut sudah dihentikan sepekan menjelang Idul Fitri lalu.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Pembunuhan Asisten Bos XL, Polisi Periksa Rokok Bernoda Lipstik

"Intinya, kami ambil semua barang bukti sekecil-kecilnya."

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Amankan Jakarta, Kodam Jaya Dapat Hibah Rp 51,7 Miliar

Dengan hibah motor Kawasaki D-Tracker 250 cc diharapkan tak ada lagi orang Jakarta yang dibegal.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015

Jalan Layang Tanah Abang-Kampung Melayu Dinilai Tak Bisa Urai Kemacetan

"Penentuan jalan turun sempat menjadi perdebatan, sampai muncul dugaan adanya intervensi dari pengembang."

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS