Banjir di Kampung Pulo Mulai Surut

Banjir di Kampung Pulo Mulai Surut
Suasana di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta, Senin (7/12) pagi. Setelah Minggu malam dilanda banjir, air sudah surut pada Senin pagi. ( Foto: Beritasatu.com/Priska Sari Pratiwi )
Priska Sari Pratiwi / JAS Senin, 7 Desember 2015 | 09:45 WIB

Jakarta - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (6/12) malam kembali menyebabkan banjir di rumah warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Air setinggi pinggang orang dewasa masuk ke rumah warga sejak Minggu malam. Kendati demikian air mulai surut sejak Senin pagi tadi. Sejumlah warga terlihat membersihkan sisa genangan air di depan rumahnya.

Di bagian tanggul proyek normalisasi juga sudah tak terlihat genangan air. Hanya saja jalanan terlihat masih basah bekas terguyur hujan. Tiga mobil pompa milik Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur juga telah disiagakan untuk menyedot genangan yang tersisa.

Warga RT 03 RW 03 Supriatin (59) mengaku tak sampai mengungsi akibat banjir yang masuk ke rumahnya. "Saya sudah tidur waktu air masuk ke dalam rumah. Tapi aman karena saya di lantai dua, waktu mulai hujan saya sudah siap-siap," ujar Supriatin, Senin (7/12).

Penjual makanan di Kampung Pulo ini mengaku tak tahu persis kapan air mulai surut. Hanya saja mulai subuh tadi air di dalam rumahnya sudah berkurang hingga tinggal sebatas betis. "Tadi pagi begitu bangun airnya sudah berkurang," ucapnya.

Camat Jatinegara Budi Setiawan menjelaskan, hujan semalam membuat tiga RW di Kampung Pulo banjir. Ia menyebutkan, di RW 01 dari RT 10-13 ketinggian air mencapai 60 hingga 100 sentimeter. Sedangkan di RW 02 dari RT 01, RT 08-16, ketinggian air 40 hingga 70 sentimeter, kemudian di RW 03 dari RT 01, RT 05-16 ketinggian air 60 hingga 120 sentimeter.

"Tidak ada warga yang mengungsi karena air cepat surut. Kita juga sudah siagakan pompa untuk sedot genangan di depan rumah warga," katanya.

Sepanjang Jalan Jatinegara Barat dari arah Kampung Melayu pun terlihat ramai lancar. Salah satu lajur jalan masih digunakan sebagian warga Kampung Pulo untuk memarkirkan kendaraannya.

Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur Iptu Budi menuturkan, pihaknya tak sampai menutup jalan dan mengalihkan arus melalui Jalan Jatinegara Timur. "Warga sudah mengambil lagi motornya. Tadi memang sempat diparkirkan di Jalan Jatinegara Barat. Tidak macet karena air juga sudah surut," tuturnya.

Sumber: BeritaSatu.com