Badan PTSP DKI Luncurkan Tiga Layanan Izin Baru

Badan PTSP DKI Luncurkan Tiga Layanan Izin Baru
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meresmikan tiga layanan baru Badan PTSP DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Jakarta, 12 Januari 2016. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / ARS Selasa, 12 Januari 2016 | 17:14 WIB

Jakarta - Untuk mempermudah warga Jakarta mengurus perizinan, Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta meluncurkan tiga layanan baru. Yaitu, layanan Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Online serta Jasa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Arsitek Gratis.

Ketiga layanan ini diluncurkan hari ini, Selasa (12/1) dan diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, Jakarta.

Kepala Badan PTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan tiga inovasi layanan baru ini merupakan hadiah tahun baru PTSP DKI kepada warga Jakarta.

"Diharapkan dengan tiga inovasi ini, maka pelayanan pengurusan perizinan akan semakin praktis dan transparan. Dengan begitu kepercayaan warga akan pelayanan semakin meningkat," kata Edy di Balai Kota, Jakarta, Selasa (12/1).

Layanan AJIB, diungkapkannya, merupakan layanan antar jemput perizinan bagi warga yang pertama di dunia. Pihaknya sendiri telah menyiapkan 200 petugas AJIB yang bisa dimanfaatkan jika warga tidak memiliki waktu datang langsung mengurus izin.

Ratusan petugas AJIB direkrut dan diberikan bimbingan teknis langsung sebagai solutioners yang membantu proses pengurusan izin. Warga cukup menghubungi Call Center 164, operator akan langsung memilih petugas AJIB yang tersedia dan mengambil berkas ke warga.

"Lalu memanfaatkan teknologi internet dengan mengenalkan SIUP Online. Cukup warga terhubung dengan akses internet maka bisa mendaftarkan online untuk pengurusan SIUP Perusahaan," kata dia.

Tidak hanya itu, sarga semakin diringankan dalam pengurusan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Gratis dengan memberikan layanan Arsitek Gratis. "Dengan tiga inovasi layanan baru ini, warga tidak boleh pusing lagi dalam mengurus perizinan di Jakarta," tegasnya.

Edy menerangkan, tepat pada 2 Januari 2016, Badan PTSP berumur 1 Tahun yang dilalui dengan berbagai inovasi yang lebih mengedepankan layanan kepada warga. Resmi tanggal 3 Juli 2015, Edy mulai memacu kecepatan untuk mengubah PTSP yang menjadi lebih berinovasi.

Sebanyak 518 jenis perizinan di Jakarta yang tersebar di 318 Outlet hingga ke kelurahan mulai diubah dari model pelayanan yang lambat.

Dengan inovasi ODS (One Day Service)/Layanan Satu Hari, berlanjut ke layanan Drive Thru, dan Layanan Prioritas untuk percepatan layanan. Informasi detail mengenai layanan dapat diperoleh masyarakat melalui portal pelayanan.jakarta.go.id.

"Warga semakin dimanjakan dengan layanan sehari selesai dengan kepastian waktu. Warga yang mengurus langsung perizinan tanpa melalui calo pasti mendapatkan Layanan Prioritas. Seperti harapan Gubernur, bahwa kami mencontoh layanan izin seperti di Bank, bahkan lebih berinovasi," tuturnya.

Sumber: BeritaSatu.com