Polisi Bekuk Sindikat Pencuri Truk Bak Terbuka di Kampung Bandan

Polisi Bekuk Sindikat Pencuri Truk Bak Terbuka di Kampung Bandan
Kapolsek Pademangan, Kompol Andi Baso Rachman (kanan) dan Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Suharto (kiri) menginterogasi pelaku pencurian truk bak terbuka di halaman parkir Markas Polsek Pademangan?, Jakarta Utara, Minggu, 31 Januari 2016.
Carlos Roy Fajarta / JAS Minggu, 31 Januari 2016 | 13:22 WIB

Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek ) Pademangan, Selasa (26/1) membekuk sindikat pencuri truk bak terbuka yang biasa mencuri truk dari Lapangan Tanah Merah Kosong di Kampung Muka (Kampung Bandan), Jalan Lodan, RT09/RW04, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Para pencuri tersebut hanya mengincar truk bak terbuka dari besi karena sudah mendapat pesanan dari penadah yang ada di wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten supaya menyediakan truk bodong (tanpa surat-surat kendaraan) yang digunakan untuk mengangkut material pasir.

Kapolsek Pademangan, Kompol Andi Baso Rachman, mengatakan pihaknya awalnya mendapat pengaduan masyarakat dari Kampung‎ Bandan tentang banyaknya pemilik truk yang kehilangan kendaraannya di lapangan kosong yang ada di dekat rel kereta tersebut.

"Tim buser kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan‎ dan langsung mengamankan para pelaku secara satu per satu yang dilakukan cara mengembangkan dari keterangan masing-masing," ujar Andi, Minggu (31/1) siang di Markas Polsek Pademangan.

Yadi (50) yang berperan sebagai rekan Antoni (43‎) diciduk oleh anggota Buser di rumahnya pada Selasa (26/1) Pukul 22.00 WIB, kemudian dari pengakuan keduanya, kepolisian juga menciduk Muhammad Antoni (43), Rabu (27/1) Pukul 01.00 WIB.

"Mereka ini sebelumnya sudah mendapat pesanan dari seseorang di wilayah Rangkasbitung (Banten) untuk menyediakan truk bak terbuka. Hasil penjualan truk mereka bagi tiga," jelas Andi didampingi Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Suharto.

Barang bukti yang diamankan oleh kepolisian, yakni sebuah mobil truk Isuzu Elf 100 PS dengan nomor polisi B 9288 PYV berikut kunci kontak, serta surat keterangan leasing dari Astra Sedaya‎ Finance.

Atas tindakan ketiga pelaku, polisi menjerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas lima tahun penjara.

Sumber: Suara Pembaruan