Organda Apresiasi Go-Jek Gandeng Taksi Konvensional

Organda Apresiasi Go-Jek Gandeng Taksi Konvensional
Dua pengendara Go-Jek melintas di Jalan Semeru, Bogor Barat, Kota Bogor. Kini pelayanan Go-Jek sudah melayani di Kota Bogor, 10 September 2015. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Haikal Pasya / WBP Rabu, 30 Maret 2016 | 17:24 WIB

Jakarta- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Angkutan Darat (DPP Organda) Adrianto Djokosoetono menyatakan pihaknya menyambut baik rencana PT Go-Jek Indonesia yang akan menggandeng taksi resmi (konvensional) guna meluncurkan layanan baru bernama Go-Car.

Pihaknya membuka pintu lebar-lebar jika Go-Jek ingin bertemu dengan Organda beserta anggotanya untuk membahas rencana tersebut. Hal itu, dinilai sebagai kepatuhan perusahaan penyedia aplikasi terhadap hukum. "Kami tentunya mengapresiasi rencana tersebut. Ini sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan teknologi yang patuh hukum," kata Adrianto, Rabu (30/3).

Rencana peluncuran Go-Car tersebut diketahui saat CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim bertemu dengan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Kadishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah pada Selasa (29/3). Andri mengatakan Nadiem mendatangi pihaknya guna menanyakan proses pembentukan Go-Car.

Namun, rencana tersebut belum mendapat konfirmasi langsung dari pihak Go-Jek. Ketika ditanya perihal pertemuan dengan Andri Yansyah, Nadiem enggan membuka mulut. Ia juga tidak mau memberitahu terkait agenda yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam itu.

Seusai pertemuan, Nadiem bersama dua orang rekannya terlihat langsung meninggalkan Kantor Dishubtrans DKI dengan tergesa-gesa. "Saya ada rapat lagi di tempat lain," kata Nadiem singkat sambil berlalu.

Sumber: Suara Pembaruan