Pesta Durian Ramaikan Pameran Florina 2016

Pesta Durian Ramaikan Pameran Florina 2016
Seusai membuka Pameran Flora dan Fauna Indonesia (Florina) 2016 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/4), Deputi Gubernur DKI bidang Pariwisata dan Kebudayaan Sylviana Murni (kanan) dan Ketua Panitia Florina 2016, Wendhy Budhi Safitri (kiri) laangsung menikmati buah durian lokal hasil petani dari Tani Subur Makmur. (Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)
Lenny Tristia Tambun / FER Jumat, 29 April 2016 | 19:46 WIB

Jakarta - Pameran tanaman dan hewan peliharaan kembali digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Bila tahun-tahun lalu, pameran tanaman dan hewan peliharaan itu dinamakan Pameran Flona (Flora dan Fauna) dan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Maka tahun ini, pameran tersebut berubah nama menjadi Pameran Flora dan Fauna Indonesia (Florina) 2016 dan diadakan oleh swasta. Kegiatan ini akan digelar dari tanggal 29 April hingga 29 Mei.

Pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan tanaman dan hewan langka, tetapi juga dengan berbagai macam durian, mulai dari durian lokal hingga durian mancanegara. Salah satunya yang menjadi ikon dalam pameran ini adalah durian merah atau durian Musang King dari Malaysia.

Pameran Florina sudah berlangsung hampir 31 tahun ini, dibuka oleh Deputi Gubernur DKI bidang Pariwisata dan Kebudayan, Sylviana Murni di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/4) sore.

Sylviana mengharapkan dengan adanya pameran ini, maka warga Jakarta terlibat untuk menghijaukan rumahnya dengan tanaman-tanaman hias maupun produktif. Selain itu dapat melestarikan habitat flora dan fauna yang ada di wilayah DKI Jakarta, maupun daerah lainnya.

“Kalau perlu, kita semua menanam tanaman produktif yang dapat menghasilkan nilai ekonomis bagi penanamnya,” kata Sylviana.

Selain itu, masyarakat tinggal dirusun bisa juga datang ke pameran ini karena bisa mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana membuat kebun aquaponik atau hidroponik. Keduanya merupakan cara menanam tanaman di lahan yang sempit.

“Jadi masyarakat yang tinggal dirusun dapat bisa menggunakan aquaponik atau hidroponik. Ini menjadi bagian menjadikan rusun itu hijau,” ujarnya.

Ketua Panitia Florina 2016, Wendhy Budhi Safitri mengatakan dalam pameran ini selama bulan kedepan, pengunjung bakal dibuat mabuk durian. Dan durian merah akan menjadi ikon kegiatan Florina di tahun ini.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pameran ini lebih mengedepankan tanaman buah-buahan. Terutama durian merah atau durian Musang King dari Malaysia bakal menjadi ikon kegiatan. Dan memang melihat perkembangan pasar, tanaman buah-buahan tengah naik daun dan menjadi tren,” kata Wendhy.

Pameran akan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 dengan target pengunjung sebanyak 100.000 orang. Para pengunjung juga akan mendapatkan pelatihan pembibitan gratis lalu bisa mencicip durian merah di lokasi pelatihan.

Tercatat sebanyak 170 peserta mengikuti ajang Florina 2016 ini dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura dan Bali.

Disana juga ada berbagai pameran hewan piaraan, seperti reptil, burung dan lainnya. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan adanya sajian berbagai kuliner dan permainan anak.

 

Sumber: BeritaSatu.com