Hasil Evaluasi, Aturan Ganjil-Genap Dinilai Efektif Atasi Kemacetan

Hasil Evaluasi, Aturan Ganjil-Genap Dinilai Efektif Atasi Kemacetan
Seorang anggota Polisi memberi sosialisasi kepada pengendara mobil di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, 29 Juli 2016. (Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin)
Bayu Marhaenjati / CAH Jumat, 26 Agustus 2016 | 09:07 WIB

Jakarta - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dan instansi lainnya, telah menggelar rapat evaluasi terkait pelaksanaan uji coba sistem ganjil-genap, di Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Hasilnya, sistem ganjil-genap sangat efektif mengatasi kemacetan lalu lintas.

"Hasil rapat evaluasi, sistem ganjil-genap sangat efektif atasi kemacetan lalu lintas," ujar Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Jumat (26/8).

Dikatakannya, waktu tempuh perjalanan pada koridor ganjil-genap mengalami penurunan sebesar 19 persen dari rata-rata 18 menit menjadi 14,6 menit.

"Kecepatan kendaraan pun meningkat 20 persen dari rata-rata 24,6 KM per jam menjadi 28,90 KM per jam," ungkapnya.

Menurutnya, kecepatan Bus Transjakarta pada Koridor I (Blok M-Kota) pada pagi hari menjadi 2 menit dari sebelumnya 4 menit. "Pada Koridor IX (Pluit-Pinang Ranti) pada pagi hari dari 8 menit menjadi 7 menit, sedangkan sore hari dari 10 menit menjadi 8 menit," katanya.

Ia menambahkan, jumlah penumpang Bus Transjakarta mengalami peningkatan sebesar 32 persen pada Koridor I. "Sementara, pada Koridor IX sebesar 30,55 persen dan Koridor VI 27,17 persen," sebutnya.

Budiyanto mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian dan survey ada juga beberapa catatan yang harus diperbaiki. Seperti, perlu pembenahan Movable Concrete Barrier (MCB) pada kawasan ganjil-genap.

"Rambu-rambu sisa 3 in 1 agar segera dibersihkan, evaluasi jalan alternatif supaya mengalami peningkatan, dan segera menuntaskan sparator pada koridor lain atau sterilisasi supaya ada pergerakan peningkatan angkutan umum pada koridor lain," tandasnya.

Rapat evaluasi sistem ganjil-genap digelar di Kantor Dishubtrans DKI Jakarta, Kamis (25/8) kemarin. Dihadiri sejumlah pejabat Dishubtrans, pejabat Ditlantas Polda Metro Jaya, perwakilan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DKTJ), perwakilan Bina Marga DKI Jakarta, perwakilan Transjakarta, dan sejumlah instansi lainnya.





Sumber: BeritaSatu.com