Kamerad Laporkan Anies Baswedan ke KPK

Kamerad Laporkan Anies Baswedan ke KPK
Puluhan orang dari Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) melaporkan Anies Baswedan ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Senin (30/1). ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 30 Januari 2017 | 22:14 WIB

Jakarta - Puluhan massa Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (30/1) siang. Dalam orasinya, massa mendesak KPK mengusut kasus dugaan korupsi Anies Baswedan.

Kamerad mendesak kepada Pimpinan KPK untuk memeriksa Anies Baswedan dan meminta agar segera di panggil sebelum hari pencoblosan Pilkada DKI.

"Meminta kepada yang terhormat KPK untuk memeriksa Anies Baswedan yang diduga telah menerima fee dari Proyek VSAT (Very Small Aperture Terminal), Komunikasi jarak jauh berbasis satelit di Kominfo," ujar Koordinator Aksi, Jeffri Azhar.

Menurutnya, fee sebesar Rp 5 miliar tersebut ditransfer oleh pria berinisial YS ke rekening adik Anies Baswedan yang bernama Abdillah Rasyid Baswedan.

"Makanya, hari ini kami sekaligus serahkan rilis kronologis sekaligus bukti transfernya, tadi kita serahkan di ruang sembilan nomor sembilan," kata Jeffri.

Pihaknya berharap, KPK mampu mengedepankan transparasi dalam mengusut dugaan korupsi Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut tiga ini. "Kami harapkan, KPK tetap tajam menuntaskan kasus ini," pungkasnya.

Setelah satu jam berorasi, perwakilan massa masuk ke dalam gedung KPK. Selanjutnya, mereka membubarkan diri dengan teratur.



Sumber: BeritaSatu.com