Agus: Bukan Rumah Apung tetapi Rumah Vertikal

Agus: Bukan Rumah Apung tetapi Rumah Vertikal
Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. ( Foto: Antara )
Heru Andriyanto / HA Sabtu, 11 Februari 2017 | 00:28 WIB

Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mendapat pertanyaan tentang rumah apung, yang selama ini menjadi bahan olok-olokan terhadap dirinya di media sosial.

Dalam debat terakhir para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jumat (10/2) malam, Djarot Saiful Hidayat meminta Agus menjelaskan hal tersebut.

"Kami mendengar bahwa ada konsep baru ketika mau menormalisasi sungai dengan cara membikin rumah apung dan menggeser rumah. Bagaimana caranya?" tanya Djarot.

Istilah rumah apung itu sendiri tercetus ketika Agus diwawancarai sebuah televisi nasional di awal musim kampanye.

"Ini gagal fokus nih, pertanyaan yang ditanya-tanya lagi, menanyakan sesuatu berdasarkan hoax," Agus memulai jawabannya.

"Konsep rumah apung itu sudah dikenal di mana-mana di dunia. Terjadi, dilakukan. Dan saya memberikan contoh ketika itu di sebuah media sebagai sebuah ilustrasi bahwa membangun tanpa menggusur itu memungkinkan dan bisa dilakukan."

"Tapi tidak pernah dalam satu program kami berdua yang menerapka rumah apung sebagai program unggulan Agus-Sylvi. Tidak pernah, silakan dicek," kata Agus menyebut pasangannya Sylviana Murni.

"Yang kami angkat adalah bagaimana menyiapkan lahan hunian yang layak untuk penduduk Jakarta, terutama mereka yang hidupnya sangat padat dan kumuh. Kami ingin mengkonversi horizontal housing -- rumah yang horisontal -- menjadi rumah yang vertikal."

Apa maksud Agus membangun rumah susun untuk merelokasi warga di bantaran sungai? Sayangnya dia tak menjelaskan lebih jauh di hadapan Djarot dan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang telah membangun rumah susun untuk merelokasi warga di pinggir kali.





Sumber: BeritaSatu.com