Sindikat Penodongan Anak Dibekuk di Tanjung Priok

Sindikat Penodongan Anak Dibekuk di Tanjung Priok
Lima anggota sindikat penodongan dengan modus memancing dengan anak kecil yang meminta-minta di kawasan Terminal Bus Tanjung Priok, dibekuk Polesek Tanjung Priok, Senin (26/11) dini hari. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Senin, 26 November 2018 | 15:36 WIB

Jakarta - Polsek Tanjung Priok berhasil membekuk anggota sindikat penodongan dengan modus memancing dengan anak kecil yang meminta-minta di kawasan Terminal Bus Tanjung Priok, Senin (26/11) dini hari.

"Sudah kita amankan semua komplotan dari pelaku sindikat penodongan ini. Mereka setidaknya sudah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebanyak 30 kali," ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto, di Markas Polsek.

Ia menyebutkan ada setidaknya 9 tersangka yang melakukan aksinya sejak awal Juni lalu. 5 orang diantaranya sudah ditangkap yakni Nona Haryati (32), Dedi Suryadi (20), Yunus Rizkiawan (19), AG (15), dan Adi bin Umar (22).

Sedangkan 4 diantaranya yakni: Firman, Risky Ramadhan, Adi Fardam, dan Jojo.

"Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada khususnya saat ada anak kecil mengamen karena bisa jadi itu merupakan pancingan dari sindikat penodong ini. Mereka biasanya mencari target penumpang yang baru tiba menggunakan bus daerah," tambahnya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancam hukuman di atas 5 tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan