Logo BeritaSatu

Pengamat: Butuh Keseriusan Pemprov DKI Terapkan ERP

Senin, 26 November 2018 | 15:32 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta – Pengamat transportasi, Darmaningtyas menegaskan butuh keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menerapkan kebijakan jalan berbayar elektronik (electronic road pricing-ERP). Mengingat kebijakan ini sudah menjadi rencana sejak Sutiyoso menjadi gubernur DKI Jakarta.

Ia menengarai penundaan lelang ERP, tidak hanya dikarenakan adanya masalah teknis penjadwalan lelang, melainkan ada kepentingan yang lebih besar dari pembatalan uji coba teknis ERP. Hal ini pun pernah terjadi dua tahun lalu.

“Butuh keseriusan Pemprov DKI. Karena ini kan masalah untuk mengelola uang triliunan rupiah dalam penerapan ERP. Jadi memang banyak pihak yang berkepentingan di ERP ini,” kata Darmaningtyas, Senin (26/11).

Kendati demikian, melihat ERP yang sudah melalui proses yang cukup panjang, seharusnya tidak ada alasan bagi Pemprov DKI untuk menunda uji coba teknis ERP. Apalagi ada Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) yang terlibat di dalamnya.

Ia mengharapkan ketidakjelasan dalam penerapan ERP ini segera diselesaikan oleh Pemprov DKI. Karena bila ERP tidak jadi diterapkan maka akan berdampak pada Moda Raya Terpadu (Mass Rapid Transit-MRT) yang akan dioperasikan pada Maret 2019.

Sebab, pemberlakukan ERP diharapkan dapat memindahkan para pengguna kendaraan pribadi ke MRT Jakarta.

“Harapannya mereka (pengguna kendaraan pribadi) bisa menggunakan MRT. Namun kalau ERP tidak ada, ya mereka akan tetap menggunakan kendaraan pribadi. Kalau ERP ditunda-tunda terus dan tidak ada kepastian, maka kita tidak tahu kapan ERP dapat berjalan,” paparnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan uji coba teknis jalan berbayar elektornik atau electronic road pricing (ERP) di Ibu Kota ditunda karena alasan tak jelas. Sedianya, uji coba teknis dengan nama proof of concept (PoC) akan dilaksanakan masing-masing penyedia alat pada 14 November lalu. Namun, satu hari sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Sigit Wijatmoko memastikan bahwa uji coba batal dilaksanakan.

"Info dari panitia pengadaan lelang ada penundaan jadwal untuk PoC sebagai bagian dari evaluasi teknisnya calon penyedia," kata Sigit.

Sejauh ini, Sigit menjelaskan, uji coba sebelumnya akan diikuti tiga perusahaan penyedia ERP. Masing-masing PT Bali Towerindo Sentra Tbk, Kapsch TrafficCom AB, dan Q Free ASA. Ketiganya telah mengikuti proses lelang ERP sejak 22 Juni 2018. Tahapannya, mereka harus melalui prakualifikasi serta evaluasi teknis dan harga.

Seluruh peserta, dipastikan Sigit telah memasukkan dokumen dan memaparkan mekanisme penerapan ERP. PoC sendiri merupakan tahapan yang wajib dilakukan penyedia untuk membuktikan berbagai penawaran yang telah disampaikan kepada Dishub DKI.

"(Setelah pembatalan sebelumnya) dia kasih waktu 14 hari," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Senin, Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Siang hingga Sore

Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang mulai siang hingga sore hari.

MEGAPOLITAN | 16 Mei 2022

PDSI Bujuk Anggota Wantimpres Agung Laksono Jadi Pelindung

Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) membujuk anggota Wantimpres Agung Laksono agar bersedia menjadi dewan pelindung.

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Kerja Sama MRT Fase 3-Crossrail untuk Hadapi Krisis Global

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan kerja sama MRT Jakarta Fase 3 dengan Crossrail International sebagai tindakan menghadapi krisis golbal

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Hilang setelah Pamit Bukber, Wanita Ini Ternyata Dibunuh

Polisi mengungkap kasus wanita berinisial DN (26) yang hilang usai pamit menghadiri buka puasa bersama (bukber) di Ramadan 2022 lalu ternyata tewas dibunuh.

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Hari Ini Kota Bogor Tak Ada Pertambahan Kasus Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaporkan tak ada pertambahan kasus Covid-19 dalam laporan harian, Minggu, (15/5/2022).

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Pergantian Musim, Warga Kabupaten Bekasi Waspada DBD

Di saat pergantian musim panas ke musim hujan, masyarakat diminta waspada penyakit demam berdarah dengue (DBD)

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Masyarakat Diminta Waspada, Kasus DBD di Bogor Masih Tinggi

Masyarakat Kota Bogor diminta mewaspadai kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bogor masih tinggi.

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Jalur Puncak Cianjur Macet, Antrean Kendaraan hingga 15 Km

Jalur Puncak di Cianjur menuju Bogor macet dengan antrean kendaraan hingga sekitar 15 kilometer hingga di depan Istana Kepresidenan Cipanas, Minggu (15/5/2022)

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

4 Bulan, Kasus DBD di Bekasi Capai 411 Orang dan 1 Meninggal

Selama empat bulan, Januari hingga April 2022, kasus DBD di Kabupaten Bekasi mencapai 411 kasus dan seorang d iantaranya meninggal dunia

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022

Masyarakat Diminta Waspada terhadap Gejala Hepatitis Akut

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi meminta masyarakat untuk mewaspadai gejala awal hepatitis akut

MEGAPOLITAN | 15 Mei 2022


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Elon Musk: Indonesia Memiliki Masa Depan yang Hebat

Elon Musk: Indonesia Memiliki Masa Depan yang Hebat

DUNIA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings