Rampok dan Bacok Korbannya, 3 Bandit Jalanan Dibekuk Polisi

Rampok dan Bacok Korbannya, 3 Bandit Jalanan Dibekuk Polisi
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Bayu Marhaenjati / FER Jumat, 11 Januari 2019 | 22:28 WIB

Jakarta - Polsek Pasar Minggu, membekuk tiga bandit yang melakukan pencurian dengan kekerasan, di Jalan Saco, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pada saat penangkapan, polisi turut menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Prayitno mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap berinisial RP alias OE (25), FN alias Isal (24) dan AM alias Ago (17).

"Kami berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan dan perkara tindak pidana narkoba. Tersangka yang diamankan tiga orang," ujar Prayitno, Jumat (11/1).

Dikatakan, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam menjalanakan aksi kejahatan berupa perampasan handphone, menodong dan membacok korban atas nama Ariel El Gianagi (16), di Jalan Saco, Pasar Minggu, sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (7/1).

"Tersangka RP perannya mengancam atau menodong korban dengan parang dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu, tersangka FN merupakan joki dan pemilik narkoba jenis sabu-sabu, tersangka Ago perannya eksekutor membacok korban menggunakan celurit," ungkapnya.

Ia menyampaikan, setelah mendapatkan laporan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, polisi langsung melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan korban dan saksi, serta menganalisa CCTV di lokasi.

"Setelah mendapatkan identitas salah satu pelaku, kemudian dilakukan observasi ke kontrakannya, namun pelaku tidak ada," katanya.

Ia menambahkan, keesokan harinya, polisi mendapatkan informasi kalau pelaku sudah pulang ke kontrakan, sekitar pukul 11.00 WIB, di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kami bergerak cepat ke kontrakan pelaku dan berhasil mengamankan tersangka RP. Kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu bilah celurit, satu bilah parang, tas korban, dan narkoba jenis sabu-sabu (enam bungkus klip)," jelasnya.

Sejurus kemudian, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka FH. "Sementara tersangka Ago menyerahkan diri diantar keluarganya," katanya.

Dia melanjutkan, berdasarkan keterangan tersangka RP selaku kapten atau pimpinan kelompok itu, mereka sudah beraksi sebanyak enam kali dengan modus memepet korban di jalan, merampas dan menjambret. Seperti menjambret handphone, di Jalan Saharjo, Tebet, bulan Desember 2018; menjambret tas berisi uang Rp 1,5 juta, di Jalan Raya Ragunan depan Balai Rakyat Pasar Minggu, Desember 2018; merampas handphone dan membacok korban dengan celurit di Traffic Light Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, sepekan lalu; jambret tas berisi laptop, Kamis (3/1); jambret tas, di Traffic Light Pertanian, Pasar Minggu, Minggu (6/1), dan merampas handphone, menodong serta membacok korban, di Jalan Saco, Pasar Minggu, Senin (7/1) kemarin.

"Para pelaku melakukan kejahatan karena tidak mempunyai pekerjaan tetap. Masih ada yang pelajar SMK," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE