Kisah Unik Polisi Penakluk Pelaku Bom Sarinah Membuka Lapangan Kerja

Kisah Unik Polisi Penakluk Pelaku Bom Sarinah Membuka Lapangan Kerja
AKBP Untung Ahmad saat memberikan pelatihan kancing baju unik dari limbah batok kelapa. (Foto: istimewa)
/ YUD Sabtu, 6 Juni 2020 | 13:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam upaya pengentasan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan (pengangguran), salah satu anggota Polri yang bernama AKBP Ahmad Untung Surianata menginisiasi untuk membentuk sebuah team work home industri.

Menurut Ahmad Untung Surianata atau yang lebih dikenal dengan AKBP Untung Sangaji, team work industri rumahan yang dipelopori olehnya akan dimulai di pesisir Pantai Jakarta dengan membentuk team work home industri perdana disalah satu apartemen yang berada di Ibu Kota Jakarta.

Adapun industri rumahan yang disasar oleh anggota Polri kelahiran Waimital, Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku tersebut berupa pelaksanaan praktik pelatihan keterampilan pembuatan kancing baju unik dengan bahan baku limbah batok kelapa.

 "Pembuatan kancing baju unik dengan bahan baku limbah batok kelapa merupakan usaha home industri sebagai penopang pabrik-pabrik garmen yang tentunya juga membutuhkan berbagai jenis kancing," jelas Ahmad Untung dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2020). 

Nantinya kegiatan industri rumahan untuk membuat aneka kancing baju unik berbahan dasar limbah batok kelapa tersebut papar Ahmad Untung salah satu polisi yang menaklukkan pelaku teror bom di Sarinah Thamrin Jakarta pada tahun 2016 silam tersebut akan bergulir secara rutin di pesisir perairan Jakarta termasuk home industri pembuatan Bandeng Presto.

Adapun kegiatan perdana pembuatan kancing baju unik dari limbah batok kelapa tersebut diawali di Apartemen Riverside di kawasan Pancoran Pengadegan Jakarta dengan jumlah peserta yang dibatasi mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Dengan pelatihan keterampilan pembuatan kancing baju unik dari limbah batok kelapa tersebut, Ahmad Untung berharap kedepannya bisa mengurangi tensi kejahatan atau kriminal di masyarakat serta mampu meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) serta dapat mendukung pabrik garmen diberbagai daerah.

Seperti diketahui sebelumnya, selama menjalani karier dalam dunia perpolisian di tanah air, selain terpanggil untuk mensejahterakan pengangguran, AKBP Ahmad Untung semasa menjadi Kapolres Aceh Utara juga pernah membina sebanyak 12 waria untuk kembali ke jalan yang benar.

Para waria yang ditangkap saat razia operasi penyakit masyarakat (pekat), setelah dilakukan pembinaan kini telah menjadi lelaki normal dan menolak untuk dipanggil banci atau waria.

Selain sebagai korps bhayangkara, AKBP Ahmad Untung Surianata dalam keterangan tertulisnya mengaku akan terus membangun bangsanya dengan sekuat tenaga diberbagai sektor kehidupan sesuai dengan kemampuannya.



Sumber: BeritaSatu.com