Polisi Tangkap Pasutri Cabuli Anaknya
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Polisi Tangkap Pasutri Cabuli Anaknya

Kamis, 7 Februari 2019 | 23:33 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan, membekuk pasangan suami-istri (pasutri) yang tega mencabuli anak perempuannya berinisial KN (15), di Gang Tan Malaka, Rawajati, Jakarta Selatan. Kedua tersangka berinisial RT (43) selaku ayah tiri korban dan M (39) ibu kandung korban, terancam dijerat hukuman 15 tahun penjara.

"Kasus ini dilakukan ibu kandung korban dan bapak tirinya secara bersama-sama, melakukan persetubuhan terhadap anaknya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/2).

Andi mengatakan, modus kedua tersangka adalah mengiming-imingi korban uang Rp 200.000 dan handphone. "Jadi diminta untuk ikut bersama-sama di dalam kamar mandi pada saat ibunya itu sedang di kamar mandi. Bapaknya juga disuruh datang, dan disitulah terjadi persetubuhan dari ayah tirinya kepada korban," ungkap Andi.

Menurut Andi, motif atau latar belakang perbuatan bejat itu karena tersangka RT ingin berhubungan badan dengan korban. Kemudian, RT yang berprofesi sebagai sekuriti salah satu rumah sakit itu, menyampaikannya kepada ibu korban. Ironisnya, sang ibu memperbolehkan dan diduga mengarahkan korban untuk mau melakukan hubungan badan.

"Kita akan periksakan psikologinya ini, terutama ibu kandungnya karena dia yang telah arahkan anaknya untuk berhubungan itu," katanya.

Andi menjelaskan, kasus ini terbongkar ketika korban yang sudah dua kali mendapatkan perlakuan biadab itu, melapor ke ayah kandungnya berinisial SI. Selanjutnya, SI membuat laporan polisi tanggal 18 Januari 2019 kemarin.

"Tersangka ditangkap di rumahnya, Jalan Tan Malaka, Rawajati, Pancoran, tanggal 30 Januari 2019. Jadi dia (tersangka) juga sempat mengancam korban agar tak sampaikan ke siapa pun," jelas Andi.

Menurut Andi, kedua tersangka sudah menikah kurang lebih selama 3 tahun. "Jadi ini perbuatan bejat dan biadab yang terjadi di wilayah kita. Kami bersama UPT Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak akan melakukan bimbingan konseling pada korban untuk memulihkan trauma atau pun hal-hal yang berdampak negatif pada anak. Jadi korban ini sangat trauma dan malu akibat kejadian ini," tandasnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 76 huruf D juncto Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 juncto Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ade Yasin Ingin Kabupaten Bogor Berkeadaban

Ade Yasin mengatakan program Jumat Mengaji sebagai wujud ikhtiarnya untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang berkeadaban.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Kerusakan Jalan Kalimalang Makin Parah

Kendati sering diperbaiki, Jalan Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, kembali mengalami kerusakan.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Tewaskan Warga Bogor, Empat Pelaku Curanmor Ditangkap

Para pelaku bersenjata api beraksi di siang bolong.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Pemuda Rusak Motor Saat Ditilang Ditangkap

Adi Saputra ditangkap polisi terkait dugaan tindak pidana penadahan hingga menghancurkan barang bukti di depan petugas yang berwenang.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Koper Misterius di Jalan Otista Ternyata Kosong

Polisi memastikan koper berwarna hijau yang diletakkan orang tak dikenal, di Jalan Otista III tidak berisi benda apapun.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

PKS Terancam "Gigit Jari" di DKI

Tiga kader PKS terancam tidak lolos seleksi Cawagub DKI.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Rehab Total Selesai, Gedung Disdik DKI Diresmikan 6 Maret

Mulai minggu depan pihaknya sudah bisa melakukan penempatan peralatan kerja di gedung baru tersebut.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Koper Mencurigakan Ditemukan di Jalan Otista

Benda mencurigakan berupa tas koper warna hijau, menggegerkan warga Jalan Otista III, Jatinegara, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Nasib Tiga Bakal Cawagub DKI Akan Ditentukan Malam Ini

Nasib lolos dan tidaknya ketiga kandidat cawagub DKI Jakarta akan ditentukan dalam pertemuan malan ini, Jumat (8/2).

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Polisi Bawa Reva Alexa Jalani Assesment di BNNP DKI

Pada saat penangkapan, penyidik juga menyita barang bukti sabu-sabu seberat 0,28 gram, alat hisap sabu atau bong, dan korek api.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS