Pemuda Banting Sepeda Motor Ditahan Polisi
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Pemuda Banting Sepeda Motor Ditahan Polisi

Sabtu, 9 Februari 2019 | 14:00 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / DAS

Jakarta,Beritasatu.com - Polres Tangerang Selatan menahan Adi Saputra (20), pemuda yang membanting sepeda motor ketika ditilang petugas, terkait kasus dugaan tindak pidana penadahan hingga menghancurkan barang bukti di depan petugas yang berwenang.

"Ya ditahan (tersangka Adi Saputra)," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho ketika dikonfirmasi Beritasatu.com, Sabtu (9/2).

Adi Saputra merusak sepeda motornya, Honda Scoppy, di depan polisi lalu lintas yang menilangnya di Jalan Letnan Soetopo, depan Pasar Modern BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Perbuatan Adi Saputra itu ternyata berujung pidana.

Aksi Adi Saputra menjadi perhatian khalayak setelah adegan kemarahan pemuda yang berprofesi sebagai pedagang kopi itu diabadikan dalam sebuah video yang kemudian diunggah ke media sosial.

"Kepada tersangka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan di tempat tinggal berbayar (indekos), di RT 01 RW 01 Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan," kata Alex.

Alexander Yurikho menyampaikan, tersangka dijerat tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan atau penipuan dan atau penggelapan dan atau penadahan dan atau menghancurkan barang yang digunakan untuk membuktikan sesuatu di muka petugas yang berwenang dan atau merusak barang milik orang lain.

"Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau pasal 378 KUHP Juncto Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP, dengan ancaman hukuman sampai 6 tahun penjara," ungkap Alexander Yurikho.

Selain itu, tersangka juga melanggar Pasal 281 dan 288 ayat (1) dan 280 dan 291 ayat (1) dan ayat (2) dan 282 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas. "Tidak memiliki SIM saat berkendara, berkendara tidak dilengkapi dengan STNK, tidak memasang nomor polisi kendaraan yang sesuai, tidak memakai helm SNI, membiarkan penumpang tidak menggunakan helm sebagaimana mestinya, dan tidak mematuhi perintah yang diberikan petugas kepolisian," tambah Alexander Yurikho.

Alexander Yurikho mengungkapkan, polisi menangkap tersangka karena ternyata motor Scoppy tersebut didapatkan melalui praktik jual-beli di jejaring Facebook, medio Desember 2018 lalu. Dia membelinya dengan sistem cash on delivery (COD), seharga Rp 3.000.000 dan hanya dilengkapi STNK dengan nomor polisi B 6382 VDL.

"Motor yang dalam penguasaan tersangka patut diduga hasil tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilakukan oleh tersangka D (DPO). Pemilik kendaraan yang sah adalah atas nama Nur Ichsan. Dia menggadaikan motor itu kepada D, tapi tanpa seizin pemilik sepeda motor itu dijual melalui media sosial," kata Alexander Yurikho.

Alex melanjutkan, pelat nomor yang terpasang pada saat penilangan B 6395 GWL tidak sesuai peruntukannya. Karena seharusnya yang terpasang adalah B 6382 VDL.

"Pelat nomor yang tidak sesuai peruntukannya itu dipasang tersangka Adi setelah membeli motor dari tersangka D. Dia mendapatkan pelat itu dari temannya berinisial E," tandas Alexander Yurikho.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ingin IMB, Pengembang Wajib Sertakan Desain Fasilitas Disabilitas

“Apabila gambar perencanaan arsitektur tidak terdapat fasilitas bagi penyandang disabilitas, maka perizinan bangunan gedung tidak dapat diproses."

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2019

Reklame Konvensional Dialihkan ke LED di Kawasan Kendali Ketat

“Jadi tidak hanya untuk penertiban saja, tetapi untuk estetika kota. Jadi Pergub Nomor 148/2017, mengatur untuk estetika kota, reklame menggunakan LED."

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2019

PKS Akan Segera Umumkan Dua Nama Cawagub DKI

Setelah ditetapkan pada Minggu, kedua nama tersebut akan diserahkan ke Anies pada Senin (11/2).

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2019

Polisi Tangkap Pasutri Cabuli Anaknya

Polres Metro Jakarta Selatan, membekuk pasangan suami-istri (pasutri) yang tega mencabuli anak perempuannya berinisial KN (15), di Rawajati, Jaksel

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2019

Ade Yasin Ingin Kabupaten Bogor Berkeadaban

Ade Yasin mengatakan program Jumat Mengaji sebagai wujud ikhtiarnya untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang berkeadaban.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Kerusakan Jalan Kalimalang Makin Parah

Kendati sering diperbaiki, Jalan Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, kembali mengalami kerusakan.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Tewaskan Warga Bogor, Empat Pelaku Curanmor Ditangkap

Para pelaku bersenjata api beraksi di siang bolong.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Pemuda Rusak Motor Saat Ditilang Ditangkap

Adi Saputra ditangkap polisi terkait dugaan tindak pidana penadahan hingga menghancurkan barang bukti di depan petugas yang berwenang.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Koper Misterius di Jalan Otista Ternyata Kosong

Polisi memastikan koper berwarna hijau yang diletakkan orang tak dikenal, di Jalan Otista III tidak berisi benda apapun.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

PKS Terancam "Gigit Jari" di DKI

Tiga kader PKS terancam tidak lolos seleksi Cawagub DKI.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS