Bakal Cawagub DKI Jakarta

Kesepakatan Gerindra-PKS Terancam Dilanggar

Kesepakatan Gerindra-PKS Terancam Dilanggar
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / AB Senin, 11 Februari 2019 | 12:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Penyerahan dua nama bakal calon wakil gubernur (cawagub) DKI terancam batal diserahkan hari ini, karena Partai Gerindra belum menandatangani surat pengusulan cawagub kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Kesepakatan Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun terancam dilanggar. 

Humas PKS, Zakaria Maulana Alif mengatakan seusai pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) bakal cawagub, belum ada pertemuan antara pimpinan partai politik PKS maupun Gerindra. Dengan begitu, belum ada tanda tangan dalam surat usulan dua nama cawagub kepada gubernur DKI dari pihak Gerindra.

“Intinya, pertemuan pimpinan partai politik belum ada dan belum ada tanda tangan untuk menyampaikan surat dua nama bakal cawagub ke gubernur DKI Jakarta,” kata Zakaria Maulana Alif di Jakarta, Senin (11/2).

Partai Gerindra belum menandatangani usulan tersebut karena Ketua DPD Gerindra DKI, Mohammad Taufik sedang berada di luar kota.

Menurut Zakaria Maulana Alif, seharusnya kendala seperti itu bisa diatasi oleh Partai Gerindra, mengingat penentuan cawagub untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan, tergolong hal mendesak.

“Alasannya, Pak Taufik di luar kota. Ya kita enggak tahulah. Ini kan masalah urgen, soal cawagub. Ini kan bukan semata-mata kekuasaan ya, tetapi pelayanan untuk warga Jakarta ke depan. Selain itu, tensi politik juga harus dijaga. Apalagi beliau, Pak Anies, katanya sudah kerepotan enggak ada wagub,” ujar Zakaria Maulana Alif.

Kenyataan tersebut membuat Zakaria Maulana Alif pesimistis dua nama bakal cawagub bisa diserahkan ke Gubernur Anies Baswedan hari ini. Sebelumnya, Gerindra dan PKS sepakat menyerahkan dua nama bakal cawagub ke Gubernur Anies Baswedan pada hari ini.

 



Sumber: BeritaSatu.com