Polda Metro Tak Masalah Alex Asmasoebrata Laporkan Penyidik ke Propam

Polda Metro Tak Masalah Alex Asmasoebrata Laporkan Penyidik ke Propam
Alex Asmasoebrata, Ketua Umum Pordasi DKI Jakarta ( Foto: Iman Rahman C/Beritasatu.com )
Bayu Marhaenjati / CAH Kamis, 14 Februari 2019 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan pembalap Alex Asmasoebrata, memprotes surat pemanggilan yang dilayangkan penyidik Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Dia pun melaporkan penyidik Cyber Crime ke Divisi Propam Polri, karena menilai surat panggilan itu tidak jelas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tidak masalah Alex melaporkan penyidik Cyber Crime terkait proses pemanggilan ke Propam Polri. Nanti pihak Propam akan melakukan pengecekan terkait laporan itu.

"Kalau yang bersangkutan lapor Propam tidak masalah. Nanti kan Propam mengecek, apakah sudah (sesuai) standar atau belum yang dilakukan penyidik ini," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/2).

Argo menjelaskan, surat yang dibuat penyidik merupakan undangan klarifikasi. Polisi memberikan waktu dan ruang kepada Alex untuk melakukan klarifikasi atas laporan yang dibuat sebuah perusahaan kepadanya.

"Jadi Polda Metro Jaya mendapatkan laporan, kemudian laporan itu dilakukan penyelidikan. Dalam tahap penyelidikan itu, tentunya kita mengundang klarifikasi baik itu pelapor dan saksi lain. Begitu juga terlapor kita kasih undangan klarifikasi. Maksudnya apa, kita memberikan waktu dan ruang kepada terlapor ini untuk menyangkal (membela) diri. Dia dilaporkan, diberikan waktu klarifikasi. Itulah waktu yang diberikan penyidik," ungkapnya.

Argo menyampaikan, apa yang dilakukan penyidik sudah sesuai dengan standar operasional prosedur. "Namanya penyelidikan kita berikan undangan. Jadi saya jelaskan, undangan klarifikasi sama undangan pemanggilan (pemeriksaan) sama tidak, kan berbeda. Undangan klarifikasi itu tadi, untuk melakukan klarifikasi. Untuk penyangkalan diri kalau dia terlapor," katanya.

Argo menegaskan, tidak masalah apabila Alex melaporkan penyidik. Namun penyidik dapat melaporkan balik apabila merasa dirugikan, dengan catatan apa yang dilakukan sudah sesuai dengan standar.

"Kalau memang sudah dilakukan standar, kemudian penyidik merasa dirugikan boleh melapor balik. Boleh kalau memang nanti prosesnya sudah benar, tapi dituduh salah. Kan ada Propam nanti yang mengecek. Tidak masalah," katanya.

Diketahui, Alex melaporkan tiga penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya ke Propam Polri, Rabu (13/2) kemarin. Ketiganya adalah Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu, Kanit I Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Telly Alvin dan penyidik Aiptu Joko Waluyo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Alex membuat laporan karena menilai surat undangan yang dilayangkan penyidik tidak jelas, sebab tidak mencantumkan nama pelapor dan terlapor, termasuk waktu serta lokasi kejadian.