5.000 Rumah di Bogor Terpasang Jaringan Gas

5.000 Rumah di Bogor Terpasang Jaringan Gas
Ilustrasi jaringan gas rumah tangga. ( Foto: Antara )
Vento Saudale / YUD Rabu, 27 Februari 2019 | 15:33 WIB

Bogor, Beritasatu.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) menambah jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil (Jargas) untuk wilayah operasi Kabupaten Bogor sebanyak 5.120 (SR). Dengan penambahan tersebut total jaringan gas yang sudah terpasang sebanyak 9.120 rumah.

Jaringan gas bumi pengganti gas tabung LPG di Kabupaten Bogor ini dibangun oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) dan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian ESDM.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Dilo Seno Widagdo, mengatakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kabupaten Bogor ini telah menghabiskan dana sebesar Rp 46 miliar.

"Kita bersama kementerian ESDM berhasil membangun 5.120 sambungan jaringan gas rumah tangga dan telah diresmikan oleh menteri ESDM," ujar Dilo di sela-sela peresmian di Cibinong, Bogor.

Sebanyak 5.120 sambungan jaringan gas untuk rumah tangga itu terbagi untuk masyarakat Kecamatan Cibinong sebanyak 2.006 sambungan dan Kecamatan Bojong Gede sebanyak 3.114 sambungan.

Dalam pengaktifannya, PGN memanfaatkan sumber gas dari pertamina EP dengan volume mencapai 0,2 MMSCFD. Titik sambungan berada di empat lokasi yakni Komplek Puri Nirwana 3, Gedung Sekretariat Balai RW 17 Gaperi 1, Masjid Al ikhlas Komplek Graha Kartika Pratama, dan Masjid Al Muhajirin di Jalan Ahmad Haris.

Seiring dengan dibangunnya 5.120 jaringan gas rumah tangga itu maka total keseluruhan rumah tangga di Kabupaten Bogor yang telah tersambung gas bumi sebanyak 9.120. Sebelumnya pada 2012 sebanyak 4.000 rumah telah teraliri gas bumi.

Kedepannya dengan komitmen pemerintah dengan afirmasi energi berkeadilan akan terus kita lanjutkan pembangunan jaringan gas bumi ini, kata Dilo.



Sumber: BeritaSatu.com