Pekerja JICT Tolak Perpanjangan Kontrak Hutchison

Pekerja JICT Tolak Perpanjangan Kontrak Hutchison
Massa Serikat Pekerja JICT melakukan aksi demo di Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019) pagi. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Barus )
Carlos Roy Fajarta / BW Rabu, 20 Maret 2019 | 16:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Ratusan pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) berunjuk rasa di depan Pos IX, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019). Mereka menolak perpanjangan kontrak JICT dengan Hutchison.

Dengan berbagai spanduk, mereka meminta agar Hutchison segera angkat kaki dari JICT.

Ketua Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia Sofyan Hakim mengatakan, pihaknya menolak rencana perpanjangan kontrak JICT dengan Hutchison yang akan rampung pada akhir Maret ini, karena dinilai sangat merugikan negara.

“Pertama mengenai perpanjangan kontrak JICT yang akan berakhir pada 27 Maret karena terjadi pelanggaran hukum, karena terindikasi tidak ada alas hukum dalam perpanjangan kontrak,” ujar Sofyan.

Aksi pekerja JICT dilakukan dalam upaya membatalkan kontrak perpanjangan Hutchison dengan JICT. Hal ini disebabkan privatisasi jilid II tersebut cacat hukum dan merugikan pekerja yang telah membangun produktivitas bagi JICT.

“Kedua terjadinya kerugian negara yang diakibatkan oleh pihak tertentu yang diindikasi bersama dan sistematis berupaya untuk hilangkan opsi pengelolaan sendiri oleh Pelindo II,” tambah Sofyan.

Apalagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyatakan perpanjangan kerja sama pengelolaan dan pengoperasian JICT dengan Hutchison terindikasi merugikan keuangan negara.



Sumber: Suara Pembaruan