Polisi Telusuri Penjual Mesin ATM Ramyadjie Priambodo

Polisi Telusuri Penjual Mesin ATM Ramyadjie Priambodo
Pemeriksaan anjungan tunai mandiri untuk mencegah "skimming". ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / FER Jumat, 22 Maret 2019 | 16:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi terus mendalami siapa orang yang menjual mesin ATM kepada Ramyadjie Priambodo, tersangka kasus pembobolan data nasabah bank dengan modus skimming.

"Yang bersangkutan (Ramyadjie) itu memang mesin ATM-nya dari temannya. Tapi sampai sekarang, dia belum menyebutkan dari siapa," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Baca Juga: Ramyadjie Priambodo Melanggar Pasal Berlapis

Argo mengatakan, penyidik masih akan menggali lagi informasi dari tersangka Ramyadjie untuk mengungkap siapa penjual mesin ATM itu.

"Tapi kita masih ingin tetap menggali terus dari siapa, alamat di mana, di kota apa. Sementara masih kita dalami," ungkap Argo.

Menyoal apakah sudah diketahui berapa harga mesin ATM yang dibeli Ramyadjie, Argo mengatakan, belum mengetahuinya. "Saya belum dapat infonya," tambah Argo.

Baca Juga: Polisi Lakukan Pemberkasan Kasus Pembobolan ATM

Sebelumnya diberitakan, Ramyadjie ditangkap terkait kasus pembobolan ATM dengan modus skimming, di apartemennya, di kawasan Jenderal Sudirman, Kabayoran Baru, Jakarta Selatan, 26 Februari lalu. Polisi membekuknya, setelah melakukan penyelidikan terkait laporan salah satu bank yang menjadi korban pembobolan data atau rekening nasabah.

Penyidik juga menyita barang bukti satu mesin ATM (offline), kartu ATM polos berisi data nasabah, kartu ATM salah satu bank, serta laptop ketika melakukan penggeledahan di rumah tersangka, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.



Sumber: BeritaSatu.com