Bandar Narkoba Dibekuk di Pelabuhan Tanjung Priok

Bandar Narkoba Dibekuk di Pelabuhan Tanjung Priok
Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membekuk seorang bandar besar narkoba dengan barang bukti narkotika jenis sabu, ekstasi, ganja dan heroin. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 4 April 2019 | 20:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membekuk seorang bandar besar narkoba dengan barang bukti narkotika jenis sabu, ekstasi, ganja dan heroin.

Total nilai barang bukti narkoba yang diamankan petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok mencapai Rp 2,8 miliar.

"Polres Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin 1 April 2019 telah mengamankan satu orang tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika berinisal LC dengan barang bukti yang berhasil kita amankan 1.500 gram sabu," kata Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Kurniawan Hartono, kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (4/4/2019).

Kurniawan mengatakan, setelah dilakukan penggeledahan di rumah kos tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barbuk 162 butir ekstasi, 200 butir pil Happy Five, 11,95 gram ganja dan 5 gram heroin.

Tersangka diduga telah menjual sekira 10 hingga 20 gram sabu di Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

Karena perannya sebagai bandar, polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan besar yang berada dibalik tersangka.

"Total keseluruhan nominal sabu Rp 2,3 miliar ditambah lain-lainnya sekitar Rp 500 juta, total Rp 2,8 miliar. Jika barang ini tersebar di masyarakat, maka sekitar 15.608 jiwa bisa jadi korban," ujar Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu Edi Suprayitno.

Akibat perbuatannya, LC dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

Pelaku terancam dipenjara minimal lima tahun dan maksimal hukuman mati.



Sumber: BeritaSatu TV