Pengunjung Meninggal Tertimpa Dahan Pohon di Ragunan

Pengunjung Meninggal Tertimpa Dahan Pohon di Ragunan
Pengunjung Kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (15/6). ( Foto: Beritasatu Photo/Bernardus Andrian )
Bayu Marhaenjati / FER Kamis, 4 April 2019 | 20:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Lima orang pengunjung tertimpa dahan pohon, di Jalan Singa Afrika Taman Marga Satwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019) kemarin. Satu orang perempuan meninggal dunia, dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal atas nama Anis Khairunisa (22), mengalami luka terbuka di kepala. Sementara korban luka yakni, Dafin Algifari (3), M Alif Annabawi (6), Sugihwanti (48), dan Chinta Tsania (7).

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Prayitno, mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Ketika itu, semua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu.

"Langsung dilakukan evakuasi untuk utamakan keselamatan para korban dibawa ke RSUD Pasar Minggu. Ada lima tertimpa, ada yang meninggal," ujar Prayitno, Kamis (4/4/2019).

Prayitno mengatakan, polisi belum mengetahui penyebab jatuhnya dahan yang menimpa para korban. Sejauh ini, baru dua orang saksi yang dimintai keterangan.

"Langkah lidik tetap dilakukan pendalaman. Kan musibah itu, tak ada unsur kesengajaan, apalagi kaitannya sama pohon. Mungkin nanti dari pengelola lebih hati-hati bagian khusus merawat dan mengawasi. Kemudian pohon-pohon yang mungkin sudah waktunya dikurangi untuk segera ditebang, demi mengutamakan keselamatan para pengunjung," ungkap Prayitno.

Sementara itu, Kepala TMR, Widodo, mengatakan, pihaknya bertanggungjawab mengurus semua biaya pengobatan dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Kejadiannya pengunjung saat itu lagi jalan di pedestrian, lalu ada dahan pohon yang patah, jadi bukan pohon tumbang menimpa orang. Korban meninggal diberikan santunan juga, kita sudah sampaikan sejak semalam, kita urus semua korban-korban yang selamat juga kita tanggung biaya perawatannya dan kita antar ke rumah juga," kata Widodo.

Menurut Widodo, saat ini tinggal satu korban atas nama Alif (6) yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sudah kita sampaikan kewajiban kita, salah satunya santunan itu, keluarga sudah terima dan tinggal pengurusan administrasinya saja. Masih ada satu lagi kalau tak salah di rumah sakit, namanya Alif, dia sudah di ruang perawatan," jelas Widodo.

Menurut Widodo, TMR sudah secara rutin memangkas dahan pohon dan melakukan perawatan. Setiap hari, ada pegawai yang bertugas mengawasi kondisi sekitar 80.000pohon dan tanaman di TMR.

"Kondisi pohonnya sendiri laik sebetulnya, apalagi itu kan bukan dari batang utamanya. Kita juga secara rutin melakukan pemangkasan. Ini kan musibah banget. Sebenarnya tiap hari tim kita ada yang khusus untuk pohon, keliling melakukan pemeriksaan, tiap hari, tiap minggu kita pangkas juga, yang sudah lapuk kita tebang. Cuma ke depan lebih berhati-hati dan lebih detil lagi pengawasannya agar tak terulang," tandas  Widodo.



Sumber: BeritaSatu.com