Saling Tarik Tas, Bandit dan Korban Tewas Terjatuh dari Sepeda Motor

Saling Tarik Tas, Bandit dan Korban Tewas Terjatuh dari Sepeda Motor
Ilustrasi Jambret ( Foto: Istimewa )
Bayu Marhaenjati / AMA Jumat, 5 April 2019 | 11:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Satu orang bandit jalanan dan korbannya tewas akibat terjatuh dari sepeda motor setelah saling tarik tas di depan Gedung Wisma Tugu, Jalan HR Rasuna Said, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) dini hari WIB tadi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib di Jakarta, Jumat (5/4/2019) pagi menjelaskan, peristiwa penjambretan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari tadi. Pelaku dua orang berinisial MSA (20) dan HZ. Sementara, korban juga berjumlah dua orang berinisial RN (22) dan seorang perempuan berinisial AH (21.

"Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban dan pelaku meninggal dunia," ujar Andi Sinjaya Ghalib.

Menurut Andi Sinjaya Ghalib, kronologi kejadian bermula ketika korban RN yang membonceng AH melaju menggunakan sepeda motor Honda Beat dari arah Menteng menuju Kuningan, tiba-tiba, dua pelaku yang juga berboncengan sepeda motor -tanpa menggunakan nomor polisi- menjambret tas korban dari arah belakang di Lampu Merah Menteng.

"Korban dan pelaku kejar-kejaran sampai Tugu 66 Setiabudi. Kemudian, saling tarik menarik tas milik korban," ungkapnya.

Ia menyampaikan, korban dan pelaku akhirnya terjatuh, di depan Gedung Wisma Tugu, Jalan HR Rasuna Said. Akibatnya, korban berinisial RN meninggal dunia dan AH mengalami luka. Sementara pelaku HZ juga tewas di lokasi, dan pelaku MSA mengalami luka serius di bagian kepala belakang, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Korban dan pelaku yang mengalami luka sudah dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya, pelaku yang masih hidup dibawa ke Polsek (Setiabudi)," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com