DKI Klaim Banjir Surut dalam Waktu 2-3 Jam

DKI Klaim Banjir Surut dalam Waktu 2-3 Jam
Akibat tanggul jebol air meluap ke permukiman dan merendam rumah warga. Ketinggian air mencapai satu meter.
Lenny Tristia Tambun / BW Jumat, 5 April 2019 | 12:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengklaim banjir di DKI Jakarta cepat surut. Hanya dalam waktu dua hingga tiga jam, genangan air atau banjir cepat menghilang dari jalan maupun dari permukiman warga.

Demikian disampaikan Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DKI bidang Pembangunan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Yusmada Faizal.

“Jadi yang genangan di area itu patut dicatat, sudah surut semua dalam waktu dua hingga tiga jam,” kata Yusmada di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Dengan kondisi tersebut, Yusmada menjelaskan terjadinya banjir atau genangan air di jalan maupun permukiman warga kemungkinan terjadi saluran yang tersumbat. Begitu sumbatannya ditangani, aliran air dapat mengalir dengan baik.

“Artinya apa? Curah hujan tinggi, mengakibatkan genangan. Dan genangan itu terjadi kemungkinan ada saluran yang tersumbat. Seperti di Cipinang Melayu kan karena ada luapan air dari kali, Kebon Pala juga cuma lewat saja. Kalau Jatipadang sudah jelas agak lama sedikit karena air terus mengalir dari tanggul. Yang di Cengkareng, Taman Palem, Kali Maja, ditampung di bawah tol terus dibantu ada saluran yang menuju utara. Itu gotong-gotongnya tertutup oleh kayu-kayu. Dan itu sudah dibuka,” terang Yusmada.

Ditegaskan lagi, semua daerah rawan banjir di Jakarta, meski masih terjadi banjir, dalam hitungan hingga tiga jam, sudah kering kembali. “Artinya apa? Ya artinya, genangan sudah kita bisa atasi dengan baik. Dan genangan hanya disebabkan gangguan-gangguan drainase,” tukas Yusmada.



Sumber: BeritaSatu.com