Didemo Sopir Angkot Pondok Cabe, Transjakarta Minta Bantuan BPTJ

Didemo Sopir Angkot Pondok Cabe, Transjakarta Minta Bantuan BPTJ
Ilustrasi jalur bus Transjakarta. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / JAS Jumat, 5 April 2019 | 13:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Belum adanya kata kesepakatan dengan para sopir angkot 106 yang melakukan aksi protes di Terminal Pondok Cabe, Kamis (4/4/2019), membuat PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan meminta bantuan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Diskusinya cukup alot. Makanya kami akan meminta bantuan kepada BPTJ untuk memediasi kami dengan para sopir angkot,” kata Agung Wicaksono, Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Jumat (5/4/2019).

Ia mengharapkan BPTJ bisa membantu pihaknya mendapatkan solusi yang terbaik. Karena layanan Transjakarta S41 tidak bisa berhenti operasi terlalu lama.

Sebab, setiap harinya 10 unit bus Transjakarta yang melayani rute Pondok Cabe-Tanah Abang ini, mengangkut sebanyak 1.400 orang per hari.

“Kasihan 1.400 orang yang tadinya sudah terlayani dengan baik, dapat menuju Stasiun MRT Lebak Bulus, sekarang tak bisa lagi naik Transjakarta,” ujar Agung.

Transjakarta juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) atas keputusan penghentian sementara layanan ini.



Sumber: BeritaSatu.com