Park and Ride Stasiun Lebak Bulus Akan Dipasang Kanopi

Park and Ride Stasiun Lebak Bulus Akan Dipasang Kanopi
MRT Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI siap diuji coba akhir Desember 2018. MRT ini ditargetkan beroperasi penuh pertengahan Maret 2019.
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 8 April 2019 | 11:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Banyaknya keluhan yang disampaikan penumpang mengenai kondisi park and ride yang tersedia di area Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, membuat PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengevaluasi kondisi area parkir tersebut.

Salah satu keluhan yang disampaikan banyak penumpang yang memarkirkan kendaraannya adalah tidak terpasangnya kanopi di area park and ride. Sehingga ketika hujan turun, kontur tanah yang tidak padat mengakibatkan timbulnya genangan air dan jalanan pun menjadi licin. Kondisi ini dinilai cukup membahayakan para pengemudi mobil dan motor yang keluar masuk park and ride Lebak Bulus.

Keluhan ini sudah diterima pihak PT MRT Jakarta. Karena itu, langkah pertama yang akan dilakukan kemungkinan adalah memasang kanopi di area park and ride Stasiun Lebak Bulus.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin mengatakan saat ini rencana pemasangan kanopi sedang dalam evaluasi perusahaannya. Kendati demikian, rencana ini sudah masuk dalam tahap perencanaan perbaikan area park and ride Stasiun Lebak Bulus.

“Kanopi masih dalam evaluasi dan tahap perencanaan,” kata Muhamad Kamaluddin kepada Beritasatu.com. Senin (8/4/2019).

Sementara, untuk pengerasan tanah atau pengaspalan jalan di area park and ride Stasiun Lebak Bulus masih belum dapat dilakukan. Karena saat ini, pihaknya masih memprioritaskan evaluasi pemasangan kanopi terlebih dahulu.

“Belum (pengaspalan). Prioritas masih evaluasi kanopi dulu. Bertahap ya,” ujar Muhamad Kamaluddin.

Kamaluddin pun menyatakan nantinya akan menyiapkan kanopi untuk integrasi antarmoda transportasi. Ia pun menjelaskan bahwa semuanya akan dilakukan secara bertahap.

“Ada tahapan dan fasenya untuk perbaikan kawasan di sekitar stasiun ya. Di masterplan kami sudah ada, tetapi mohon bersabar akan kami siapkan sesuai dengan waktu,” pungkasnya

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar mengatakan untuk mendukung perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke MRT Jakarta, pihaknya sudah menyiapkan tiga area park and ride. Satu di area Stasiun Lebak Bulus dan dua lagi di kawasan Stasiun Fatmawati.

“Ada tiga park and ride yang sudah berfungsi efektif di 1 April. Yang di area Stasiun Lebak Bulus ada di eks lahan Polri. Ini masih terus menerus kita tingkatkan kualitasnya. Terutama dalam pengerasan tanahnya. Langkah ini kita lakukan untuk memancing orang mau memarkirkan kendaraan pribadinya lalu pindah menggunakan MRT,” kata William Sabandar.

Lahan park and ride di area Stasiun Lebak Bulus memiliki luas sekitar 8.000 meter persegi. Di lokasi tersebut bisa menampung 157 mobil dan 500 motor. Tarif yang dipatok pun tidak memberatkan calon penumpang MRT. Yakni hanya Rp 5.000 per hari untuk mobil dan Rp 2.000 per hari untuk kendaraan roda dua.

Kemudian dua lahan park and ride lainnya ada di kawasan Stasiun Fatmawati dengan masing-masing luasnya 2.500 meter persegi di South Quarter dan 3.000 meter persegi di lahan milik PT Jakarta Tourisindo (Jaktour).

Untuk park and ride di South Quarter mampu menampung 80 mobil dan 30 motor. Sedangkan di lahan Jaktour mampu menampung 48 mobil dan 100 motor. Untuk tarif parkir sama dengan tarif yang diberlakukan di park and ride Stasiun Lebak Bulus.

“Yang mengelola nanti Dishub (DKI Jakarta) melalui UP Perparkiran, operasional dari jam 05.30 pagi sampai 22.30 WIB, ini sesuai dengan kesepakatan dengan pemerintah, jam operasional kami seperti itu,” terangnya.

William mengatakan jumlah park and ride akan terus bertambah. Saat ini, pihaknya sedang gencar untuk melakukan pendekatan bagi pihak-pihak lain yang ada di sekitar rute MRT Jakarta untuk mau menyediakan lahannya sebagai park and ride.

“Kita akan tambah terus park and ride ini. Mudah-mudahan bulan depan, kita sudah bisa kasih progres mana lagi yang sudah mau menyediakan park and ride untuk penumpang MRT Jakarta,” tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com