Isi Kekosongan Jabatan, Ade Sarip Hidayat Jabat Plh Wali Kota Bogor

Isi Kekosongan Jabatan, Ade Sarip Hidayat Jabat Plh Wali Kota Bogor
Pelaksana tugas harian Wali Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat (kanan) saat memimpin rapat koodinasi Pemkot Bogor, di Balai Kota Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Senin, 8 April 2019 | 14:28 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Untuk mengisi kekosongan jabatan usai berakhirnya masa jabatan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Usmar Hariman periode 2014-2019, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat untuk menjadi Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota mulai Senin (8/4/2019).

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengaku siap mengemban tugas sebagai kepala daerah sementara sembari menunggu pelantikan Bima Arya pada pertengahan April ini.

“Ya, tidak boleh ada kekosongan jabatan. Saya sih tidak kaget ketika dipanggil oleh Sekda Provinsi untuk penyerahan SK di Bandung. Karena Pak Wali sudah menyampaikan hal ini dari jauh-jauh hari sebelumnya,” ujar Ade kepada Beritasatu.com, Senin (8/4/2019).

Pada kesempatan tersebut, Plh Wali Kota Bogor menjelaskan visi Wali Kota Bogor - Wakil Wali Kota Bogor terpilih periode 2019-2024 yang akan menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga dengan misi yang diusung, yaitu kota yang sehat, kota yang cerdas dan kota yang sejahtera.

“Karena keluarga menjadi latar belakang segalanya dalam kehidupan,” ujarnya.

Kepada jajaran inspektorat dia berharap dengan peran yang dimiliki harus mampu menjadi rujukan bagi ASN Kota Bogor lainnya. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan penganggaran hingga evaluasi. Ke depan dengan tiga misi yang ada tidak terlepas dari unsur pengawasan dan pembinaan. Hal ini semata-mata untuk memberikan kemudahan juga bagi inspektorat selaku pembina.

Terhitung 8 April 2019, Ade Sarip Hidayat resmi ditunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Plh Wali Kota Bogor untuk mengisi kekosongan jabatan pasca berakhirnya masa jabatan Wali Kota Bogor - Wakil Wali Kota Bogor periode 2014-2019. Tugas yang diberikan kepadanya, kata Ade, harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, ikhlas dan tulus.

Mengenai pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ia menilai keberhasilan yang diraih seseorang maupun suatu lembaga adalah hasil kerja sama yang didasari sikap dan perilaku dalam menjalani tanggung jawab yang diberikan.

“Sikap dan perilaku seseorang sebesar 98 persen akan mempengaruhi keberhasilan dirinya,” kata Ade.



Sumber: BeritaSatu.com