KPU Kota Bogor Sosialisasikan Pemilu ke 300 Pemilih Gangguan Jiwa

KPU Kota Bogor Sosialisasikan Pemilu ke 300 Pemilih Gangguan Jiwa
Ilustrasi Pemilu 2019. ( Foto: Antara )
Vento Saudale / YUD Senin, 8 April 2019 | 20:39 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor melakukan sosialisasi kepada pasien orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) di Rumah Sakit Marzuki Mahdi, Kota Bogor, Senin (8/4/2019). Sekitar 300 pasian OGDJ dan akan menggunakan hak suaranya pada Rabu (17/4/2019) mendatang.

Komisioner KPU Kota Bogor, Ferry Buchori menuturkan, sosialiasi kepada pasien rawat OGDJ merujuk kepada amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XIII/2015.

Dijelaskan Ferry, orang dengan gangguan jiwa itu memiliki hak yang sama dengan semua warga masyarakat lain.

"Jadi untuk hal ini sesuai keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) bahwa pihak KPU harus tetap mendata orang yang dengan gangguan jiwa. Tentu saja orang yang dengan gangguan jiwa ini ada kriteria-kriteria tertentu. Tetap dengan surat keterangan tapi gangguan jiwa kan ada tingkatan-tingkatannya," papar Ferry.

Dalam sosialisasi itu, KPU menjelaskan para pasien lima jenis kertas suara, pilihan mulai dari DPRD Kota/Kabupaten, Provinisi, MPR RI, dan Capres-Cawapres. Para pasien juga diperkenalkan bagai mana gambaran proses pencoblosan.

Sementara itu, Kasubag Rumah Sakit Marzoeki, Mahdi Prahardian Priatama, mengungkapkan, jumlah pasien ikut sosialisasi 348 orang dan pihak KPU tidak menyediakan tempat pemungutam suara (TPS).

"Proses pencoblosan nantinya akan dilakukan di area TPS sekitar rumah sakit," katanya.

Salah satu pasien, ditemui Beritasatu.com, Suci Sumaya (22) mengatakan, saat ini dirinya sudah mengetahui gambaran hari pencoblosan nanti setelah mendapat sosialisasi dari KPU Kota Bogor.

Lebih lanjut, Suci menutrkan dirinya juga sudah tahu sosok capres dan cawapres yan akan ikut kontestasi Pemilu 2019. Secara gamblang ia menyebut dengan benar pasangan no 01 Jokowi-Ma'ruf dan pasangan no 02 Prabowo-Sandi.

Kata dia, mengenal sosok capres dan cawapres melalui media, khususnya pada debat yang disiarkan beberapa media. Namun pada saat ditanya siapa pilihannya, Suci merahasiakannya.

"Nonton debat kemarin dan sudah tau pilihannya. Tapi rahasia,"katanya, tutup Suci.

Lihat video:



Sumber: BeritaSatu.com