Sengketa Lumina Tower

Sidang Diskors, Terdakwa Santai Baca Koran

Sidang Diskors, Terdakwa Santai Baca Koran
Sidang sengketa lantai 7 dan 8 Lumina Tower di Kuningan Place dengan terdakwa Yusuf Valent kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 9 April 2019 | 22:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) kembali menggelar sidang kasus penipuan pembelian lantai 7 dan 8 Kuningan Place dengan terdakwa, Yusuf Valent.

Agenda sidang yang diketuai Asiadi Sembiring ini adalah mendengarkan keterangan saksi tambahan yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (8/4/2019).

Ketua Majelis Hakim Asiadi membuka sidang pukul 11.30 WIB dan kemudian memberitahukan jika salah seorang hakim anggota berhalangan hadir, dan menunjuk hakim pengganti. Ia kemudian pertanyakan soal pihak yang keberatan dengan langkahnya tersebut.

Ternyata, kuasa hukum terdakwa keberatan dengan adanya hakim pengganti. Olehnya, hakim Asiadi Sembiring kemudian skorsing sementara persidangan guna mencari solusi agar sidang dapat tetap berlangsung untuk periksa empat orang saksi yang telah hadir sejak Senin pagi pukul 09.00 WIB.

Satu hal yang menarik perhatian pengunjung sidang, terdakwa soal keterangan palsu ini, Yusuf Valent, justru terlihat santai dan tanpa beban.

Yusuf Valent terlihat membaca koran dan terkesan tidak merasa khawatir dengan kasus yang membelitnya, yang bisa saja berujung ke jeruji besi.

Setelah diskorsing, akhirnya pukul 15.30 WIB, Ketua Majelis Hakim Asiadi Sembiring menunda sidang, dan akan dilanjutkan pada Senin (15/4/2019) pekan depan.



Sumber: BeritaSatu.com